Penggunaan media sosial seperti TikTok yang berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif bagi penggunanya. Dampak tersebut dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan mental berupa depresi dan juga narsisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh durasi penggunaan media sosial TikTok terhadap depresi dan narsisme pada mahasiswa S1 angkatan 2020 Universitas Tanjungpura. Metode yang dipergunakan pada penelitian ini merupakan jenis metode kuantitatif dengan menggunakan cross sectional sebagai pendekatan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 109 mahasiswa/i S1 angkatan 2020 Universitas Tanjungpura dengan teknik purposive sampling. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil didapatkan pada penelitian ini yaitu pada kusioner hubungan durasi penggunaan TikTok terhadap depresi nilai signifikan yang didapati sebesar 0,204 (p0,05), sedangkan pada kuesioner durasi penggunaan TikTok terhadap tingkat narsisme didapati nilai sebesar 0,861 (p0,05). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan yang signifkan dari durasi penggunaan media sosial TikTok terhadap depresi dan juga narsisme pada mahasiswa S1 angkatan 2020 Universitas Tanjungpura.
Copyrights © 2026