Rhinitis alergi (RA) merupakan gangguan pernapasan atas yang umum ditemukan pada dewasa muda, termasuk mahasiswa kedokteran. Aktivitas fisik diduga memengaruhi kejadian RA melalui modulasi sistem imun, namun bukti ilmiah masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian RA pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2021. Penelitian ini menggunakan desainĀ dengan pengumpulan data melalui kuesioner self-reported pada 96 responden yang dipilih secara acak. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dan kejadian RA (p = 0,576). Simpulan: Aktivitas fisik tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian rhinitis alergi pada mahasiswa kedokteran.
Copyrights © 2026