Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Terhadap Derajat Tonsilitis Di Rumah Sakit Bintang Amin Alfandi, Muhammad Bagus; Suprayitno, Barra Ade Wijaya; Lestari, Sri Maria Puji; Arief, Tan’im
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.20618

Abstract

Tonsilitis ialah suatu inflamasi pada tonsil palatina yang umum terjadi, terutama pada usia anak dan remaja. Dengan tingkat keparahan yang dapat dipengaruhi oleh faktor demografis seperti usia dan jenis kelamin. Studi ini bertujuan menganalisis hubungan antara usia dan jenis kelamin dengan derajat keparahan tonsilitis pada pasien di Rumah Sakit Bintang Amin selama tahun 2024. Desain penelitian yang dipakai ialah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional, pada 112 pasien yang dipilih dengan metode purposive sampling dari total populasi sejumlah 154 pasien. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis melalui uji Chi-Square. Hasil menunjukkan mayoritas responden berusia 1–18 tahun (84,8%), berjenis kelamin laki-laki (57,1%), dan mengalami tonsilitis dengan derajat berat (grade 3–4) sebanyak 58%. Namun, hasil analisis statistik menghasilkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p = 0,255) maupun jenis kelamin (p = 0,658) dengan derajat tonsilitis. Maka disimpulkan jika derajat keparahan tonsilitis tidak dipengaruhi secara signifikan oleh faktor usia maupun jenis kelamin.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Angka Kejadian Rhinitis Alergi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2021 Fata, Raihan Indra; Detty, Ade Utia; Hadiarto, Rinto; Suprayitno, Barra Ade Wijaya
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.20719

Abstract

Rhinitis alergi (RA) merupakan gangguan pernapasan atas yang umum ditemukan pada dewasa muda, termasuk mahasiswa kedokteran. Aktivitas fisik diduga memengaruhi kejadian RA melalui modulasi sistem imun, namun bukti ilmiah masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian RA pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2021. Penelitian ini menggunakan desain  dengan pengumpulan data melalui kuesioner self-reported pada 96 responden yang dipilih secara acak. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat aktivitas fisik dan kejadian RA (p = 0,576). Simpulan: Aktivitas fisik tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian rhinitis alergi pada mahasiswa kedokteran.