Perkembangan era digital membawa implikasi signifikan terhadap pola komunikasi generasi muda, khususnya dalam penggunaan media sosial dan platform daring. Hasil observasi awal di MAN 1 Pangandaran menunjukkan bahwa siswa telah aktif menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari, namun belum sepenuhnya dibekali pemahaman yang memadai mengenai etika digital, literasi media, serta pengelolaan citra diri di ruang digital. Kondisi ini berpotensi memunculkan berbagai permasalahan, seperti perilaku komunikasi yang tidak etis, risiko perundungan siber, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, serta lemahnya kesadaran terhadap jejak digital. Merespons situasi tersebut, Program Studi Digital Public Relations Telkom University melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Etika Digital: Pengenalan dan Pelatihan†sebagai solusi edukatif untuk meningkatkan kesadaran dan kompetensi siswa dalam berperilaku secara bertanggung jawab di dunia maya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode sosialisasi partisipatif dan diskusi interaktif yang mencakup materi etika internet, literasi media digital, serta strategi membangun personal branding yang positif. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan membandingkan pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan melalui indikator peningkatan pengetahuan, perubahan sikap terhadap etika berkomunikasi daring, serta kemampuan peserta dalam mengidentifikasi perilaku digital yang etis dan tidak etis. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap prinsip etika digital, meningkatnya kesadaran akan pentingnya tanggung jawab dalam bermedia digital, serta kemampuan awal dalam membangun citra diri yang positif di ruang daring.
Copyrights © 2026