Pantai Komodo dikembangkan sebagai kawasan eduminawisata melalui berbagai kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat pesisir yang mengintegrasikan sektor perikanan, konservasi, dan pariwisata. Namun, dalam proses pengembangannya masih dijumpai sejumlah permasalahan, terutama keterbatasan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam pengelolaan sumber daya, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan usaha bernilai tambah. Kondisi tersebut berpotensi menghambat optimalisasi potensi kawasan, sehingga diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang terarah dan berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat pesisir. Tujuan kegiatan Penguatan Kapasitas Nelayan Melalui Pelatihan Penentuan Zona Tangkap dan Konservasi Laut di Pantai Komodo adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam menentukan zona tangkap yang tepat dan efisien berbasis teknologi, sekaligus menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya konservasi laut. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode partisipatif melalui survei pendahuluan, koordinasi dengan pemangku kepentingan, sosialisasi, pendampingan, implementasi teknologi sederhana, serta monitoring dan evaluasi. Selama pelaksanaan program ini meningkatkan keterampilan nelayan dalam penentuan zona tangkap berbasis GPS, memberdayakan ibu-ibu nelayan melalui produksi olahan hasil laut bernilai tambah, membangun substrat budidaya kerang hijau dan rumah semai mangrove, serta menghadirkan aplikasi Smart Fisheries Economy, yang berdampak pada efisiensi produksi, diversifikasi usaha pesisir, pemberdayaan perempuan, dan penguatan branding Eduminawisata Pantai Komodo. Mitra utama yaitu Kelompok Usaha Bersama (KUB Gulamah), Pokdarwis, dan Pokwasmas berperan aktif dalam pelaksanaan program sehingga terbentuk sinergi antara konservasi, pemanfaatan perikanan tangkap, dan pengembangan ekowisata berbasis literasi kelautan. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan kenaikan rata-rata nilai dari 56,37 menjadi 58,18, atau meningkat 1,81 poin. Sebanyak 6 peserta mengalami peningkatan, 3 tetap, dan 2 menurun. Secara umum, kegiatan memberikan dampak positif, meskipun peningkatannya masih tergolong moderat dan perlu penguatan materi lanjutan.Â
Copyrights © 2026