Biostimulan alami semakin banyak dikaji sebagai alternatif untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pertanian. Salah satu sumber biostimulan alami yang potensial adalah ekstrak daun kelor (Moringa oleifera leaf extract, MLE) yang mengandung senyawa bioaktif seperti sitokinin, asam amino, vitamin, mineral, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan mekanisme kerja MLE terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman melalui metode narrative literature review. Kajian dilakukan terhadap 25 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang waktu 10 tahun terakhir (2014–2024) dan diperoleh dari basis data ilmiah bereputasi. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan membandingkan parameter pertumbuhan awal tanaman yang dilaporkan dalam masing-masing penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi MLE pada konsentrasi optimal mampu meningkatkan persentase dan kecepatan perkecambahan, vigor bibit, panjang akar dan tunas, serta bobot biomassa awal tanaman. Tanaman yang menunjukkan respon positif terhadap aplikasi MLE meliputi selada, tomat, cabai, mentimun, bawang merah, sawi, pare dan kacang polong. Peningkatan pertumbuhan awal tanaman dipengaruhi oleh peran MLE dalam menstimulasi hormon pertumbuhan, meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara, serta melindungi tanaman dari stres oksidatif pada fase awal pertumbuhan. Dengan demikian, MLE berpotensi dikembangkan sebagai biostimulan alami yang ramah lingkungan dan mendukung penerapan pertanian berkelanjutan.
Copyrights © 2026