Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect of NPK Fertilizer and Chicken Manure Fermented on Growth and Yield of Cucumis melo L. (Alisha Variety) Al Adawiah, Alin Robiah; Priyadi, Rudi; Billyan, Billyan; Adawiah, Alin Robiah Al; Dina, Aslikh Lana
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4.10129

Abstract

Melon is a horticultural crop that has high-income potential, but in 2023 the production of melon in Indonesia declines drastically. Hence, research and collaboration to increase the production of melon in Indonesia is essential. This study was aimed to analyze the effect of NPK fertilizer and chicken manure fermented on growth and yield of melon (Alisha variety). This study conducts by analysing the effect of combination of NPK fertilizer and chicken manure fermented on growth and yield Cucumis melo L. alisha variety using Randomized Group Design (RGD) consisting of 7 treatment combinations. The parameters of plant height, number of leaves, stem diameter, fruit weight, and the level of sweetness (oBrix) of melon fruit were analyzed using Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at P<0.05. The results show that 300 kg/ha NPK fertilizer + 0 t/ha chicken manure fermented gave the best growth and yield with a melon weight of 61.50 t/ha, however, it was not significantly different from the combination treatment of 100 kg/ha NPK fertilizer + 15 t/ha chicken manure (F) on fruit weight per plot. The results of this study will be the basis of considerations in using a combination of NPK and chicken manure fermented to increase the growth and yield of Cucumis melo L. (Alisha variety).
Review Potensi dan Mekanisme Biostimulan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) dalam Meningkatkan Pertumbuhan Awal Tanaman Sayuran Adawiah, Alin Robiah Al
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 8 No 1 (2026): June (In Press)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v8i1.2520

Abstract

Biostimulan alami semakin banyak dikaji sebagai alternatif untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem pertanian. Salah satu sumber biostimulan alami yang potensial adalah ekstrak daun kelor (Moringa oleifera leaf extract, MLE) yang mengandung senyawa bioaktif seperti sitokinin, asam amino, vitamin, mineral, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan mekanisme kerja MLE terhadap perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman melalui metode narrative literature review. Kajian dilakukan terhadap 25 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang waktu 10 tahun terakhir (2014–2024) dan diperoleh dari basis data ilmiah bereputasi. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan membandingkan parameter pertumbuhan awal tanaman yang dilaporkan dalam masing-masing penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa aplikasi MLE pada konsentrasi optimal mampu meningkatkan persentase dan kecepatan perkecambahan, vigor bibit, panjang akar dan tunas, serta bobot biomassa awal tanaman. Tanaman yang menunjukkan respon positif terhadap aplikasi MLE meliputi selada, tomat, cabai, mentimun, bawang merah, sawi, pare dan kacang polong. Peningkatan pertumbuhan awal tanaman dipengaruhi oleh peran MLE dalam menstimulasi hormon pertumbuhan, meningkatkan efisiensi penyerapan unsur hara, serta melindungi tanaman dari stres oksidatif pada fase awal pertumbuhan. Dengan demikian, MLE berpotensi dikembangkan sebagai biostimulan alami yang ramah lingkungan dan mendukung penerapan pertanian berkelanjutan.