Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu wilayah dengan tantangan besar dalam pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Berdasarkan data Dinas Pendidikan NTT, masih terdapat ketimpangan kualitas antar wilayah yang disebabkan oleh keterbatasan tenaga pendidik, sarana prasarana yang belum memadai, serta rasio guru dan murid yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknik data mining menggunakan algoritma K-Means Clustering dalam mengelompokkan kualitas pendidikan SMA di Provinsi NTT. Data yang digunakan meliputi indikator pendidikan seperti jumlah sekolah, jumlah siswa, jumlah guru, tenaga kependidikan, rasio guru terhadap murid, jumlah rombongan belajar, dan ruang kelas. Algoritma K-Means dipilih karena dataset yang digunakan merupakan data tak berlabel dan bersifat unsupervised. Penentuan jumlah cluster optimal dilakukan dengan metode Elbow, yang menghasilkan tiga kategori utama yaitu kualitas tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian ini diimplementasikan dalam bentuk sistem berbasis web yang mampu memproses data, menampilkan hasil pengelompokan secara visual melalui tabel dan grafik. Sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi pemerintah daerah dalam menganalisis distribusi mutu pendidikan dan merumuskan kebijakan peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026