Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan strategi pemasaran UMKM, namun pemanfaatannya masih belum optimal. Di Kota Banda Aceh, UMKM sektor pakaian, seperti Toko Busana Khair, mengalami penurunan penjualan akibat keterbatasan pemasaran konvensional, sehingga diperlukan inovasi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan menerapkan teknologi Augmented Reality (AR) berbasis marker sebagai media pengenalan produk pakaian UMKM serta mengevaluasi efektivitas penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengembangan sistem berbasis metode Waterfall. Pengujian aplikasi meliputi aspek fungsionalitas, kompatibilitas, serta respons dan stabilitas sistem. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur utama berupa pemindaian marker, visualisasi model tiga dimensi dan penyajian informasi produk berfungsi dengan baik dan kompatibel pada berbagai perangkat Android dan iOS. Kinerja aplikasi menunjukkan stabilitas sangat baik pada perangkat spesifikasi menengah–tinggi (80–95%), stabil pada spesifikasi menengah (50–65%) dan kurang stabil pada spesifikasi rendah (40–60%). Survei terhadap 36 responden menunjukkan 90% menyatakan penerapan AR efektif dalam pemasaran pakaian digital. Meskipun masih menghadapi kendala teknologi dan kesiapan perangkat, secara keseluruhan penerapan AR terbukti efektif sebagai media pemasaran digital bagi UMKM sektor pakaian.
Copyrights © 2026