Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan passing dalam permainan bola voli pada siswa, yang disebabkan oleh pemahaman yang kurang tentang teknik passing dan kurang optimalnya pelatihan yang diberikan oleh guru. Guru cenderung memberikan contoh secara menyeluruh tanpa fokus pada pembelajaran yang terstruktur, sehingga keakuratan passing menjadi kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing bawah dalam permainan bola voli melalui penerapan pendekatan pembelajaran berbasis masalah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain pra-tes dan pasca-tes pada satu kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 34 siswa kelas VIII B, yang diambil secara acak dari populasi 102 siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Selajambe, Kabupaten Kuningan, menggunakan teknik cluster random sampling. Tes kemampuan passing bola voli digunakan sebagai alat pengukuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis masalah secara signifikan dapat meningkatkan keterampilan passing siswa. Pemecahan masalah dalam proses pembelajaran membantu siswa menetapkan target yang lebih spesifik, yang pada akhirnya meningkatkan ketepatan dan keefektifan dalam melakukan passing. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengintegrasikan teknologi sebagai inovasi dalam pembelajaran bola voli untuk lebih meningkatkan keterampilan siswa.
Copyrights © 2024