Energi surya merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang banyak dimanfaatkan, terutama dalam sistem off-grid. Namun, efisiensi konversinya dipengaruhi oleh jenis beban yang digunakan. Beban resistif dan induktif memiliki karakteristik konsumsi daya yang berbeda, sehingga memengaruhi kinerja panel surya. Oleh karena itu, diperlukan analisis mengenai dampak kedua jenis beban terhadap efisiensi panel surya, dengan pemantauan berbasis internet of things (IoT) untuk pengumpulan data secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan beban resistif (lampu pijar) dan induktif (kipas) terhadap efisiensi sistem panel surya off-grid 50 Wp serta mengevaluasi efektivitas IoT dalam pemantauan kinerja sistem. Metode yang digunakan meliputi pengujian dengan menghubungkan panel surya ke kedua jenis beban tersebut. Parameter yang diamati mencakup tegangan, arus, dan daya yang dihasilkan oleh panel surya serta daya yang dikonsumsi oleh masing-masing beban. Data dikumpulkan menggunakan sensor dan dikirim ke platform IoT untuk dianalisis secara jarak jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban resistif menghasilkan efisiensi lebih tinggi, berkisar antara 44,47% hingga 49,54%, dibandingkan dengan beban induktif yang hanya mencapai 39,61% hingga 48,12%. Efisiensi yang lebih rendah pada beban induktif disebabkan oleh komponen reaktif yang menurunkan faktor daya dan kinerja sistem. Maka, dapat disimpulkan bahwa jenis beban berpengaruh signifikan terhadap efisiensi panel surya off-grid dan implementasi IoT terbukti efektif dalam pemantauan kinerja sistem secara real-time.
Copyrights © 2026