Inisiatif “Si Broo” muncul sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan fluktuasi harga brokoli di Kabupaten Boyolali dan rendahnya tingkat konsumsi sayuran, khususnya di kalangan anak-anak. Proyek ini mengimplementasikan model kemitraan strategis yang melibatkan tiga pihak utama: petani brokoli di lereng Gunung Merbabu dan Merapi, UMKM rumah produksi brokoli, dan Unit Usaha “Si Broo” yang berperan dalam pengemasan, branding, dan pemasaran. Petani menyediakan bahan baku brokoli segar, yang kemudian diolah oleh UMKM menjadi produk camilan bernilai tambah berupa Stik Brokoli (Non MSG) dan Makaroni Brokoli (Gluten Free). Unit Usaha “Si Broo” bertanggung jawab pada tahap hilir, memastikan kualitas kemasan, membangun citra merek yang menarik, dan menjalankan strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen. Diversifikasi produk ini tidak hanya bertujuan untuk menstabilkan harga brokoli di tingkat petani dan memperpanjang masa simpan, tetapi juga menawarkan alternatif camilan sehat dan menarik yang diharapkan dapat meningkatkan konsumsi sayuran. Model kemitraan ini memberdayakan UMKM lokal, menciptakan nilai ekonomi di tingkat daerah, dan mengenalkan cara konsumsi brokoli yang inovatif kepada masyarakat luas. Dengan fokus pada produk lokal, kesehatan, dan kolaborasi yang kuat, “Si Broo” berpotensi menjadi representasi inovasi pangan berkelanjutan dari Kabupaten Boyolali.
Copyrights © 2025