Masalah gizi di Indonesia masih menjadi tantangan besar, khususnya terkait rendahnya angka pemberian ASI eksklusif pada bayi. Salah satu faktor yang memengaruhi produksi ASI adalah kurangnya asupan protein pada ibu menyusui. Edamame (Glycine max L.) dikenal sebagai sumber protein nabati tinggi yang kaya akan asam amino esensial, serat, serta vitamin dan mineral penting yang berperan dalam pembentukan hormon prolaktin untuk merangsang produksi ASI. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis potensi kue lumpur edamame sebagai alternatif cemilan tinggi protein yang dapat mendukung peningkatan produksi ASI. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dari berbagai penelitian nasional dan internasional yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengolahan edamame menjadi kue lumpur tidak hanya meningkatkan nilai gizi, tetapi juga mempertahankan cita rasa dan tekstur yang disukai konsumen berdasarkan uji organoleptik dan daya terima. Dengan demikian, kue lumpur edamame berpotensi menjadi inovasi pangan lokal bergizi tinggi yang praktis dan disukai, serta dapat membantu memenuhi kebutuhan protein ibu menyusui untuk mendukung kelancaran produksi ASI.
Copyrights © 2026