Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesehatan mental dan kesejahteraan karyawan terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi karyawan di wilayah Solo Raya. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesehatan mental berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja. Sementara itu, kesejahteraan karyawan tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja, namun berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan serta memediasi secara penuh hubungan antara kesejahteraan karyawan dan kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepuasan kerja sebagai mekanisme yang menghubungkan kondisi mental dan kesejahteraan karyawan dengan kinerja, sehingga perusahaan perlu memperhatikan aspek psikologis dan kepuasan kerja dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan.
Copyrights © 2026