Perkembangan teknologi digital dan tuntutan dunia kerja modern menempatkan kesiapan kerja sebagai kompetensi penting bagi mahasiswa generasi Z, bukan sekedar dari sisi kemampuan teknis tetapi juga dari aspek soft skills, kepercayaan diri, dan literasi digital. Studi ini ditujukan untuk mengkaji pengaruh soft skills dan self-efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa generasi Z dengan digital literacy sebagai variabel intervening pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Desain riset ialah kuantitatif eksplanatori melalui metode survei, dengan responden mahasiswa aktif generasi Z yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM via SmartPLS 4 guna memetakan signifikansi pengaruh, baik secara parsial maupun simultan. Temuan membuktikan bahwasannya soft skills dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, serta berpengaruh positif signifikan terhadap digital literacy. Namun, digital literacy tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dan tidak memediasi hubungan antara soft skills maupun self-efficacy dengan kesiapan kerja mahasiswa generasi Z. Temuan ini menekankan bahwa peningkatan kesiapan kerja lebih banyak ditentukan oleh penguatan soft skills dan self-efficacy secara langsung dibandingkan melalui literasi digital sebagai variabel intervening.
Copyrights © 2026