Usaha mikro dan kecil (UMK) banyak dipilih masyarakat karena pengelolaannya yang mudah, kebutuhan modal yang relatif kecil, serta fleksibilitas dalam menjalankan usaha. Namun demikian, masih banyak pelaku UMK yang belum memahami pentingnya informasi akuntansi, khususnya penyusunan laporan keuangan sesuai SAK EMKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Latar Belakang Pendidikan, Skala Usaha, Pemahaman Akuntansi, Pemberian Informasi dan Sosialisasi terhadap Penggunaan SAK EMKM pada Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kecamatan Natar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei melalui kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah 108 pelaku UMK di Kecamatan Natar. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dan pengolahan data menggunakan program SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Latar Belakang Pendidikan, Pemahaman Akuntansi, Pemberian Informasi dan Sosialisasi berpengaruh terhadap Penggunaan SAK EMKM. Sedangkan Skala Usaha tidak berpengaruh terhadap Penggunaan SAK EMKM pada UMK di Kecamatan Natar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pelaku UMK untuk memahami manfaat dan pentingnya penerapan SAK EMKM dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan usaha, serta memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam menambah pengetahuan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan SAK EMKM.
Copyrights © 2026