Sektor pertanian pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan. Namun, pada saat yang sama lahan pertanian semakin tergerus akibat terjadinya alih fungsi lahan. Perubahan ini menyebabkan lahan-lahan sawah produktif berubah yang menuntut penggunaan lahan sawah eksisting digunakan secara intens untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang menyebabkan menurunnya kondisi kesesuaian lahan dan bervariasinya kemampuan produksi lahan sawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan aktual dan potensial tanaman padi sawah di Kota Samarinda dan memberikan arahan untuk mengatasi faktor-faktor pembatas. Penelitian ini menggunakan metode metode matching yaitu mencocokkan karakteristik lahan dengan persyaratan tumbuh tanaman berdasarkan Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan untuk Komoditas Pertanian. Hasil evaluasi kesesuaian lahan aktual komoditas padi di Kota Samarinda secara keseluruhan tergolong kelas S2 (cukup sesuai) berada pada subkelas S2nr,na dan S2nr dengan faktor pembatas KTK, P-Tersedia, KB dan pH tanah. Perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesesuaian lahan yaitu dengan pengapuran tanah, penambahan bahan organik dan pemupukan yang akan meningkatkan kelas kesesuaian lahan potensialnya menjadi S1 (sangat sesuai).
Copyrights © 2026