Perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Babulu semakin bertambah luas karena memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Pengolahan tanah yang terus-menerus dilakukan dapat menyebabkan unsur hara dalam tanah mengalami penurunan dan ditambah dengan aplikasi pupuk oleh petani. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk memetakan status hara tanah (N, P, K, dan pH) pada lahan kelapa sawit di Kecamatan Babulu. Penelitian ini dilaksanakan dengan membuat peta penggunaan lahan kelapa sawit tahun 2024 di Kecamatan Babulu. Selanjutnya dilakukan pengambilan sampel tanah dengan metode purpose random sampling di lahan kelapa sawit di Kecamatan Babulu dan dilakukan analisis N-total, P-tersedia, K-tersedia, dan pH di Laboratorium Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Mulawarman. Pemetaan status unsur hara dibuat menggunakan metode interpolasi IDW (Inverse Distance Weighting) yang merupakan metode interpolasi berdasarkan asumsi bahwa nilai titik-titik yang tidak tersampel dapat diprediksi sebagai rata-rata tertimbang dari nilai yang diketahui. Hasil penelitian menunjukan status pH pada lahan kelapa sawit di Kecamatan Babulu terbagi menjadi masam dan sangat masam. Status N-total di Kecamatan Babulu terbagi menjadi sangat rendah, rendah, dan sedang. Status P-tersedia di Kecamatan Babulu terbagi menjadi sangat rendah, rendah, tinggi, dan sangat tinggi. Status K-tersedia di Kecamatan Babulu terbagi menjadi sedang, tinggi, dan sangat tinggi.
Copyrights © 2026