Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses penguatan pendidikan anak di Dusun Selelu, Ungaran, Semarang, dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter. Fenomena ini muncul dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat nilai-nilai moral dan sosial di tengah perubahan budaya dan perkembangan teknologi yang memengaruhi perilaku anak-anak di wilayah pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu: (1) internalisasi nilai karakter berbasis kearifan lokal seperti gotong royong, religiusitas, dan tanggung jawab sosial; (2) sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai pusat pendidikan karakter; serta (3) tantangan modernisasi dan pengaruh teknologi digital terhadap perilaku sosial anak. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter di Dusun Selelu berlangsung secara kontekstual melalui kegiatan sosial dan tradisi komunitas yang menanamkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya konsep pendidikan karakter berbasis komunitas (community-based character education) yang menempatkan budaya lokal sebagai fondasi utama pembentukan moral anak. Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi kebijakan pendidikan untuk mengintegrasikan pendekatan sosial-budaya dalam program pendidikan karakter nasional. Penelitian ini juga merekomendasikan kajian lanjutan terkait integrasi nilai karakter dengan literasi digital di lingkungan pedesaan
Copyrights © 2026