Latar belakang: Bunga telang (Clitoria ternatea) salah satu dari tanaman yang semua bagiannya memiliki manfaat fungsional bagi tubuh manusia dan merupakan tanaman merambat yang memiliki potensi ekonomi tinggi dan sangat mudah tumbuh namun seringkali dibuat sebagai tanaman hias. Tujuan: Jurnal ini bertujuan untuk mengembangkan variasi produk dari bunga telang, dari bahan mentah menjadi produk bernilai untuk meningkatkan pendapatan seperti teh kering, sirup, dan pewarna alami, yang bermanfaat sebagai antioksidan, antidiabetes, antiobesitas, antikanker, antiinflamasi, antibiotik dan melindungi jaringan hati. Metode: yang digunakan adalah pelatihan pengolahan pangan dan strategi pemasaran digital. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis regresi linier berganda (Multiple Regression Analysis). Hasil: menunjukkan bahwa diversifikasi produk bunga telang mampu meningkatkan margin keuntungan sebesar 30-60% dibandingkan penjualan bunga segar. Penelitian ini masih memerlukan serangkaian uji klinis berkelanjutan. Hasil penelitian berdasarkan metode analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel keberanekaragaman pengolahan buah nenas berpengaruh positif signifikan terhadap pendapatan pada UMKM kecamatan Medan Amplas, Sumatera Utara. Data diambil dari 25 UMKM yang ada di Kampung Rempak, Kabupaten Siak. Kesimpulan: Hasil penelitian menyatakan diversifikasi pengolahan bunga telang dampak positifnya yaitu akan menambah pendapatan daerah untuk distribusikan kembali kepada masyarakat. Sedangkan, dampak negatif yang akan ditimbulkan diantaranya meningkatnya harga bunga telang, inflasi semakin meningkat, dan daya beli masyarakat semakin menurun.
Copyrights © 2025