Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami ibu post partum, terutama pada ibu yang menjalani persalinan dengan tindakan sectio caesarea. Rasa nyeri luka operasi, ketidakmampuan merawat bayi secara optimal, serta kekhawatiran terhadap kondisi pasca operasi dapat meningkatkan tingkat kecemasan. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi kecemasan adalah aromaterapi lemon (cytrus), yang mengandung senyawa linalool dan limonene berfungsi sebagai relaksan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap kecemasan ibu post partum section caesarea di RS Wava Husada Kepanjen. Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 19 orang. Aromaterapi diberikan selama 10 menit dengan 30 kali hirupan, satu kali per hari selama tiga hari. Kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada kecemasan setelah intervensi (p< 0,001). Dengan demikian, aromaterapi lemon terbukti efektif menurunkan kecemasan pada ibu post partum sectio caesarea, dan dapat digunakan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Kata Kunci : Aromaterapi Lemon, Kecemasan, Post partum section caesarea.
Copyrights © 2025