ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora
Vol. 3 No. 3 (2026): Februari

Rekonstruksi Ajaran Tasawuf Awal dan Relevansinya dalam Mengatasi Krisis Spiritualitas Masyarakat Modern

Barokah Mellany Khoirunnisa (Unknown)
Nur Suci (Unknown)
Alferian Maulana (Unknown)
Rahmat Lutfi Guefara (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Krisis spiritualitas merupakan salah satu problem fundamental yang dihadapi masyarakat modern, ditandai oleh kegelisahan batin, kehampaan makna hidup, serta dominasi orientasi ranscendenta. Fenomena ini menunjukkan adanya ketimpangan antara kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan perkembangan spiritual manusia. Artikel ini bertujuan untuk merekonstruksi ajaran tasawuf awal dalam Islam serta menganalisis relevansinya sebagai tawaran solusi atas krisis spiritualitas modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui penelusuran literatur klasik dan kontemporer terkait tasawuf, sejarah kemunculannya, serta dinamika spiritual masyarakat modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa ajaran tasawuf awal yang menekankan tazkiyatun nafs, zuhud, keikhlasan, dan kesadaran ilahiah memiliki relevansi yang kuat dalam membangun keseimbangan antara dimensi lahir dan batin manusia. Tasawuf tidak hanya berfungsi sebagai warisan spiritual Islam, tetapi juga sebagai kerangka etis dan praksis untuk memulihkan orientasi hidup manusia modern agar lebih bermakna, ranscendental, dan berorientasi pada nilai-nilai ketuhanan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

arima

Publisher

Subject

Environmental Science Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

ARIMA : Jurnal Sosial Dan Humaniora Jurnal yang diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November oleh Publikasi Inspirasi Indonesia. Jurnal ini adalah jurnal studi ilmu-ilmu Sosial humaniora dan pendidikan yang bersifat peer-review dan terbuka. Bidang ...