Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemahaman akuntansi, pemanfaatan teknologi informasi, dan kinerja aparatur desa terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa pada pemerintah nagari di Kabupaten Padang Pariaman. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner kepada aparatur nagari yang terlibat langsung dalam pengelolaan dana desa. Data dianalisis menggunakan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, dengan pemanfaatan teknologi informasi sebagai faktor paling dominan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian simultan faktor kompetensi, teknologi, dan kinerja dalam konteks pemerintahan nagari, serta pada temuan empiris bahwa optimalisasi teknologi informasi lebih berperan dibandingkan kapasitas individual aparatur dalam meningkatkan akuntabilitas dana desa. Temuan ini memberikan kontribusi empiris bagi kajian akuntansi sektor publik dan implikasi praktis bagi penguatan tata kelola dana desa yang transparan dan akuntabel.
Copyrights © 2026