Penelitian ini bertujuan mengetahui respon peserta terhadap pelatihan sekaligus menilai efektivitas pelatihan pembuatan rengginang sebagai upaya meningkatkan pendapatan wanita tani di Kampung Ngamprah Hilir RT 3 RW 7, Desa Sukatani. Latar belakang penelitian berangkat dari kondisi sosial ekonomi wanita tani yang umumnya belum mampu mengelola hasil panen menjadi produk olahan dengan nilai jual lebih tinggi, sehingga pendapatan keluarga masih terbatas. Metode yang digunakan adalah metode campuran dengan desain Explanatory Sequential yang memadukan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui penyebaran angket dan wawancara terhadap 10 peserta pelatihan. Penelitian ini didasarkan pada konsep pelatihan dan peningkatan pendapatan sebagai indikator utama. Hasil penelitian menunjukkan respon positif dari peserta terhadap aspek materi, kualitas sumber daya, metode penyediaan, fasilitas, dan partisipasi. Namun pelatihan tersebut belum efektif sepenuhnya karena tidak berdampak signifikan pada peningkatan pendapatan. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berpengaruh langsung pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan, namun pengaruh terhadap pendapatan bersifat tidak langsung dan memerlukan tindak lanjut lebih lanjut yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026