Anak jalanan sering menghadapi hambatan dalam mengakses pendidikan formal, sehingga kemampuan akademik dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung cenderung rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program pendidikan nonformal berbasis komunitas dalam meningkatkan kemampuan akademik dasar anak jalanan. Pendekatan yang digunakan adalah mix method dengan desain one group pre-test post-test yang melibatkan 20 anak sebagai peserta. Data kualitatif diambil melalui proses wawancara dan observasi, sementara data kuantitatif dikumpulkan melalui tes kemampuan akademik dasar. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan akademik setelah anak mengikuti program, yang terlihat dari perubahan skor pre-test dan post-test serta penguatan motivasi dan partisipasi belajar. Hasil ini mengindikasikan bahwa program pendidikan berbasis komunitas mampu menjadi alternatif pembelajaran yang adaptif bagi kelompok rentan dan dapat dikembangkan lebih lanjut oleh lembaga sosial maupun organisasi nonpemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak jalanan.
Copyrights © 2026