Tujuan penelitian ini adalah melakukan peramalan jumlah kendaraan aktif di Bali melalui penerapan metode Double Moving Average (DMA). Penelitian ini menggunakan data tahunan kendaraan yang aktif membayar pajak pada periode 2011–2024 yang bersumber dari Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali. Untuk mengatasi fluktuasi yang tidak mengikuti tren historis selama periode pandemi COVID-19, diterapkan linear interpolation guna menstabilkan data sebelum dilakukan analisis. Beberapa variasi ordo DMA yaitu 2×2, 3×3, 4×4, dan 5×5, dianalisis serta dibandingkan tingkat akurasinya menggunakan indikator Mean Absolute Deviation (MAD) dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Berdasarkan hasil analisis, penerapan DMA 4×4 pada data yang telah melalui linear interpolation memberikan tingkat kesalahan peramalan paling rendah dengan nilai MAPE sebesar 2,59%. Berdasarkan model terpilih tersebut, hasil peramalan untuk periode 2025–2027 menunjukkan adanya peningkatan jumlah kendaraan aktif di Bali. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perencanaan transportasi dan pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan di masa mendatang.
Copyrights © 2026