Latar belakang: Berdasarkan Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 tentang hygiene sanitasi depot air minum, yang menyatakan bahwa hygiene sanitasi depot air minum isi ulang adalah bertujuan untuk melindungi masyarakat dari potensi pengaruh buruk akibat mengonsumsi air minum yang berasal dari hasil produksi depot air minum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kondisi hygiene sanitasi depot air minum di isi ulang di Kecamatan Segedong. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional yang dilakukan dengan cara mengamati sekumpulan objek meliputi aspek hyigiene sanitasi depot air minum, sanitasi peralatan, sanitasi sumber air baku, dan sanitasi penjamah. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa hygiene sanitasi depot air minum dengan cara mengamati sekumpulan objek meliputi aspek hygiene sanitasi depot air minum didapatkan hasil 80% persyaratan fisik telah memenuhi syarat, 100% peralatan telah memenuhi syarat, 100% sumber air baku memenuhi syarat dan 79% pada penjamah telah memenuhi syarat. Simpulan: Kesimpulan penelitian ini bahwa secara rata-rata kondisi hygiene sanitasi depot air minum di wilayah Kecamatan Segedong dikatakan telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, hanya saja masih ditemukan permasalahan yang belum terpenuhi salah-satunya mengenai hygiene pada penjamah.
Copyrights © 2026