Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara suhu, kelembaban, dan Temperature Humidity Index (THI) dengan konsumsi pakan serta pertambahan bobot badan harian (PBBH) Domba Garut di Zidan Farm, Pangandaran. Pengamatan dilakukan selama tujuh hari, yaitu pada 29 Oktober–4 November 2025, menggunakan metode sensus terhadap 10 ekor Domba Garut betina yang terdiri atas dara, laktasi, dan cempe. Suhu dan kelembaban diukur empat kali sehari, sedangkan konsumsi pakan dan bobot badan dicatat setiap hari. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu, kelembaban, dan THI memiliki korelasi positif tetapi sangat lemah terhadap konsumsi pakan (r = 0,00957–0,13454) dan PBBH (r = 0,01734–0,13055). Nilai korelasi yang rendah tersebut mengindikasikan bahwa fluktuasi mikroklimat selama tujuh hari observasi belum cukup kuat memengaruhi respons fisiologis maupun performa pertumbuhan. Konsumsi pakan dan PBBH tetap stabil karena kondisi lingkungan masih berada dalam zona kenyamanan termal, dan durasi penelitian yang singkat turut berkontribusi pada lemahnya hubungan yang terbentuk. Secara keseluruhan, suhu, kelembaban, dan THI pada periode penelitian tidak memberikan dampak signifikan terhadap konsumsi pakan maupun PBBH, sehingga Domba Garut tetap mampu beradaptasi dengan baik terhadap kondisi mikroklimat kandang.
Copyrights © 2026