cover
Contact Name
Muhammad Rifqi Ismiraj
Contact Email
m.rifqi.ismiraj@unpad.ac.id
Phone
+628118498222
Journal Mail Official
m.rifqi.ismiraj@unpad.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran, Desa Cintaratu, Kec. Parigi, Kab. Pangandaran
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sumber Daya Hewan
ISSN : -     EISSN : 27745805     DOI : https://doi.org/10.24198/jsdh
Jurnal Sumber Daya Hewan (JSDH; eISSN: 2774-5805) publishes research outcomes, experiments, literature reviews, and other advanced research in the fields of animal husbandry, agriculture, and bioscience, which includes: agriculture and animal husbandry, animal production, animal nutrition, feed technology, feed plant science, animal reproduction, cell biology, animal welfare, animal production socioeconomic, livestock product technology, post-harvest, agricultural industry technology, and agro-industry which have been evaluated by the editorial board and reviewers, to contribute enriching animal sciences.
Articles 44 Documents
Profil Peternak Sapi Perah di Lembang Kabupaten Bandung Barat Ajat Sudrajat; Lukman Amin; Raden Febrianto Christi; Reo Sambodo; Fazhana Ismail
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v3i2.44943

Abstract

Penelitian profil peternak sapi perah di Kecamatan Lembang telah dilaksanakan . Penelitian bertujuan untuk mengetahui profil peternak sapi perah di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian menggunakan metode survey, pengambilan data dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria peternak yang memiliki sapi perah sudah laktasi sebanyak 50 Responden. Data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Variabel yang dianalisa adalah umur peternak, pendidikan, lama beternak dan jumlah kepemilikan sapi perah. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa umur peternak rata-rata 44,86 tahun, pendidikan peternak yang tidak sekolah 2,22%, lulusan sekolah dasar 73,33%, Sekolah menengah pertama 20%, dan sekolah menengah atas 4,44%, lama beternak rata-rata 16,21 tahun dan jumlah kepemilikan sapi perah rata-rata 2,40 Animal Unit (AU). Dapat disimpulkan bahwa peternak sapi perah di Kecamatan Lembang mayoritas berumur 44,86 tahun, mayoritas pendidikan sekolah dasar, memelihara sapi perah rata-rata 2,40 AU  dan hampir semua responden bekerja sebagai peternak sapi perah.
Produksi Gas pada Ransum Domba Berbasis Rumput Gajah cv Mott dan Leguminosa Pohon Addawiyyah, Nadya Robiatul; Ayuningsih, Budi; Budiman, Atun; Hernaman, Iman
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v2i2.35069

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui produksi gas pada ransum domba berbasis rumput Gajah cv Mott dan leguminosa pohon.  Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) dan menggunakan uji lanjut Duncan.  Terdapat empat perlakuan ransum dan lima ulangan.  Perlakuan teridiri atas: R1 = 70% rumput Gajah cv. Mott + 30% gamal, R2 = 70% rumput Gajah cv. Mott + 30% lamtoro, R3 = 70% rumput Gajah cv. Mott + 30% kaliandra dan R4 = 70% rumput Gajah cv. Mott + 30% indigofera.  Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa pemberian berbagai leguminosa pohon mempengaruhi produksi gas total.  Produksi gas total tertinggi diperoleh dari ransum mengandung indigofera (211,25 mL) dan lamtoro (208,06 mL). Kesimpulan menunjukkan bahwa indigofera maupun lamtoro merupakan leguminosa pohon terbaik sebagai pakan pelengkap pada ransum domba.
Pengaruh Penambahan Giberelin terhadap Pertumbuhan dan Persentase Batang dan Akar Tanaman Jagung dengan Sistem Hidroponik Leni Mulyani; Lizah Khairani; Iin Susilawati
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v1i1.30991

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan giberelin terhadap pertumbuhan dan persentase batang dan akar tanaman jagung dengan sistem hidroponik. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Peternakan PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran, pada bulan Desember 2019 - Januari 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan berupa P0 (kontrol), P1 (penambahan 5 ppm giberelin), P2 (penambahan 10 ppm giberelin), P3 (penambahan 15 ppm giberelin). Peubah yang diamati adalah pertumbuhan tanaman jagung secara hidroponik yang meliputi tinggi tanaman dan persentase batang dan akar yang meliputi berat kering batang dan berat kering akar. Data diuji dengan menggunakan analisis ragam dan untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dilakukan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian terhadap pertumbuhan tanaman jagung dan persentase batang dan akar tanaman jagung. Rata-rata tinggi tanaman jagung selama 13 hari penanaman dengan sistem hidroponik menunjukkan kisaran pada 19,62 – 23,66 cm serta rata-rata persentase batang tanaman jagung menunjukkan kisaran pada 36,56 – 40,95 persen, sedangkan rata- rata persentase akar tanaman jagung menunjukkan kisaran pada 59,05 – 63,44 persen.
Pemanfaatan Limbah Cair Pengolahan Tahu untuk Memperkaya Nutrien Onggok sebagai Bahan Pakan Domba terhadap Kecernaan Bahan Kering dan Bahan Organik (in vitro) Magdalena Yohana Rotua Sitanggang; Iman Hernaman; Tidi Dhalika
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v4i1.48720

Abstract

Limbah cair tahu memiliki kandungan protein yang tinggi (40–60%), namun belum dimanfaatkan. Pada penelitian ini diharapkan limbah cair tahu dapat memperkaya nutrien onggok untuk dimanfaatkan sebagai pakan domba, yang akan berpengaruh terhadap kecernaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan, serta mengetahui tingkat penggunaan campuran limbah cair tahu dan onggok dalam ransum yang menghasilkan KCBK dan KCBO tertinggi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan terdiri atas P1, P2, P3, P4, dan P5 dimana ransum percobaan dibuat dari campuran rumput dan konsentrat yang mengandung campuran onggok dengan limbah cair pengolahan tahu pada tingkat 0, 7,5, 15, 22,5, 30%. Data dianalisis dengan menggunakan Sidik Ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan campuran limbah cair tahu dan onggok pada ransum domba memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap KCBK dan KCBO. Penggunaan campuran limbah cair pengolahan tahu dan onggok pada taraf 30% merupakan hasil tertinggi terhadap KCBK dan KCBO, yaitu sebesar 49,15% dan 54,23%.Kata kunci: KCBK, KCBO, onggok, limbah cair tahu, domba
GENETIC EVALUATION BIRTH WEIGHT AND WEANING WEIGHT OF GARUT SHEEP IN UPTD-BPPTD MARGAWATI GARUT Ai Nurfaridah
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v3i2.42189

Abstract

This research was conducted at Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Domba (UPTD BPPTD) Margawati Garut on February 2014. The aim of this research was to evaluate Garut sheep genetic trait with description genetic parameter is  heritability and breeding value birth weight and weaning weight of Garut Sheep in UPTD-BPPTD Margawati Garut. Data collection technique is purposive sampling. Data collected were 4128 records from 1650 dams, 78 sires, and 2064 Garut sheep, during 2005 to 2013. Variety components and the heritability value were suspected by Restricted Maximum Likelihood (REML) method used Animal Model pattern of direct additive genetic effect, maternal genetic effect and permanent environmant and Breeding Value estimated byBest Linier Unbiased Prediction (BLUP).  Fix effect were used sex and birth type. The result of this research was heritability value of birth weight and weaning weight with direct additve genetic effect was 0.33 and 0.32 included in large category, with maternal genetic effect was 0.26 and 0.28 included in medium category. the maternal genetic value with same trait 0.12 and 0.57.heritability birth weigt and weaning weight for permanent environment was 0.23 and 0.25 wit permanent environment value 0.32 and 0.35 included in medium category. Estimated Breeding value for the three best ID number 3680, 1496, and 1138
Sebaran Rumpun dan Pola Warna Bulu Domba Lokal Jantan pada Beberapa Pasar Hewan di Wilayah Ciamis Aldyansah Putra Utama; An An Nurmeidiansyah; Heni Indrijani
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v2i1.32238

Abstract

Proses seleksi dalam budidaya domba dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berhubungan dengan preferensi peternak maupun konsumen dalam teknis pelaksanaannya. Jenis rumpun dan pola warna bulu biasanya akan menjadi pertimbangan dalam proses pemilihan bakalan maupun ketika proses jual beli komoditas yang dilakukan dalam rantai tataniaga ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran rumpun dan warna bulu domba lokal jantan di Wilayah Ciamis. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13 Desember 2019 sampai 9 Januari 2020 di pasar hewan yaitu Pasar Hewan Banjarsari, Ciamis, Lakbok, Pamarican, dan Rancah. Objek penelitian adalah semua domba lokal jantan yang ada di pasar hewan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik, dengan pengambilan data secara sensus. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rumpun domba lokal yang tersebar di lima pasar hewan di Wilayah Ciamis, hanya ditemukan tiga rumpun, yaitu rumpun Domba Garut sebanyak 88,10%, Domba Priangan sebanyak 11,56%, dan Domba Ekor Tipis sebanyak 0,34%. Warna bulu domba yang ditemukan adalah warna bulu dominan putih sebanyak 62,25%, dominan hitam 28,57%, dominan coklat 1,02%, dan kombinasi 8,16% dari total domba sebanyak 294 ekor. Kesimpulannya adalah rumpun domba yang disukai peternak Jawa Barat adalah Domba Garut dan warna bulu domba yang disukai adalah putih.
Evaluasi Performa Produksi Susu dan Reproduksi Sapi Perah Friesian Holstein DI BPT HMT Cikole Lembang Raden Febrianto Christi; Lia Budimulyati Salman; Ismail Alfikri
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v4i1.48548

Abstract

Produksi susu di Indonesia belum memenuhi kebutuhan konsumsi susu masyarakatnya, mengevaluasi dan memperbaiki performa produksi dan reproduksi pada sapi perah dapat meningkatkan jurnlah produksi susu guna memenuhi kebutuhan  konsumsi  susu di Indonesia.   Penelitian  dilaksanakan  di BPT HMT Cikole Lembang pada bulan Juni 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa  produksi  dan reproduksi  sapi Friesian  Holstein  (FH) di BPT  HMT. Metode  penelitian  menggunakan   analisis  deskriptif.   Objek  penelitian  berupa catatan produksi dan reproduksi dari tahun 2018-2020. Variabel yang diamati pada penelitian adalah produksi susu, lama laktasi, calving interval, jurnlah kawin perkebuntingan,  periode  kawin,  dan kawin  pertama  setelah  beranak.  Hasil dari penelitian menunjukan performa produksi sapi perah FH di BPT HMT sebanyak 14,56±2,65   liter/ekor/hari  untuk  laktasi  pertama,   dan  9,46±2,31   liter/ekor/hari untuk laktasi kedua.  Sedangkan  performa  reproduksinya  untuk  calving  interval selama 404,35±1,84 hari, jurnlah kawin perkebuntingan sebanyak 1,26±0,64 kali, periode kawin selama 32,78±60,76 hari, dan kawin pertama setelah beranak selama 140,34±80,21 hari. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa performa produksi dan reproduksi sapi FH di BPT HMT belum optimal dan masih perlu diperbaiki..
Pengaruh Pemberian Feed Supplement dalam Ransum Lengkap Terhadap Performans Pedet Sapi Perah yang Dipelihara Di Dataran Sedang Santoso, Ivanna Griselda Dasaliani; Salman, Lia Budimulyati; Tasripin, Didin Supriat; Mutaqin, Bambang Kholiq; Tanuwiria, Ujang Hidayat
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 2, No 2 (2021): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan K. Pangandaran, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v2i2.35887

Abstract

Feed supplement adalah bahan tambahan yang ditambahkan ke dalam ransum yaitu zat-zat nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian feed supplement dalam ransum lengkap terhadap performans pedet sapi perah yang dipelihara di dataran sedang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah eksperimental dengan rancangan percobaan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL). Perlakuan terdiri atas P0= 65% Hijauan + 35% K0 (100% konsentrat); P1= 65% Hijauan + 35% K1 (97% konsentrat + 3% tepung ikan terproteksi); P2= 65% Hijauan + 35% K2 (95% konsentrat + 3% tepung ikan terproteksi + 2% Ca-PUFA); P3= 65% Hijauan + 35% K3 (93% konsentrat + 3 % tepung ikan terproteksi + 2% Ca-PUFA + 2% mineral organik). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan, pertambahan panjang badan, dan pertambahan tinggi pundak.
Pengaruh Penggunaan Dedak Fermentasi Terhadap Kandungan Bahan Kering dan Bahan Organik Silase Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum) Nisa Husnul Azizah; Budi Ayuningsih; Iin Susilawati
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v1i1.31391

Abstract

Silase merupakan teknologi pengawetan hijauan dengan cara anaerob.  Dedak fermentasi dapat digunakan sebagai starter dalam pembuatan silase yang bertujuan untuk mempercepat proses fermentasi.  Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan dedak fermentasi terhadap kandungan bahan kering dan bahan organik silase rumput gajah.  Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2019 - Januari 2020 di kelompok ternak Mekar Jaya, Dusun Cikangkung RT 01 RW 03, Desa Cikembulan, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran dan analisis laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran di Jatinangor Sumedang. Penelitian menggunakan metode eksperimental serta rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan.  Perlakuan terdiri atas P1 (1% dedak fermentasi), P2 (3% dedak fermentasi) dan P3 (5% dedak fermentasi). Data penelitian dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANOVA).  Hasil analisis menunjukkan bahwa perlakuan tidak nyata (P> 0,05) mempengaruhi kandungan bahan kering dan bahan organik silase rumput gajah.
Pengaruh Pemberian Pakan Suplemen dalam Ransum Lengkap Terhadap Status Faali Pedet Sapi Perah yang Dipelihara Di Dataran Tinggi Ramdan Agus Saputra; Novi Mayasari; Ujang Hidayat Tanuwiria
Jurnal Sumber Daya Hewan Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Sumber Daya Hewan
Publisher : Program Studi Peternakan, Universitas Padjadjaran PSDKU Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jsdh.v3i2.42292

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 – Maret 2021 di Kandang Koloni Tarumajaya Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh pemberian pakan suplemen terhadap status faali pedet sapi perah yang dipelihara di dataran tinggi dan mengetahui perlakuan mana yang memberikan pengaruh yang terbaik terhadap status faali pedet sapi perah yang dipelihara di dataran tinggi. Rancangan yang digunakan merupakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 5 kelompok. Kelompok disusun berdasarkan bobot badan, kelompok 1 = 81-92 kg, kelompok 2 = 96-112 kg, kelompok 3 = 113-136 kg, kelompok 4 = 129-163 kg, dan kelompok 5 = 171-178 kg. Ransum basal (kontrol) terdiri atas 60% hijauan + 40% konsentrat; P1= 60% hijauan + 37% konsentrat + 3% protein by-pass, P2= 60% hijauan + 35% konsentrat + 3% protein bypass + 2% Ca-PUFA, P3 = 60% hijauan + 33% konsentrat +3% protein bypass + 2% Ca-PUFA + 2% mineral organik. Pakan suplemen dicampurkan ke dalam konsentrat. Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan uji lanjut berjarak Duncan. Hasil menunjukan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap status faali pedet sapi perah yang dipelihara di dataran tinggi pada pagi, siang, dan sore hari.