Asesmen diagnostik nonkognitif merupakan komponen penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka karena berfungsi untuk mengidentifikasi berbagai aspek personal mahasiswa yang mendukung proses pembelajaran. Namun, pelaksanaan asesmen ini masih menghadapi kendala akibat keterbatasan instrumen yang tersedia di lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen diagnostik nonkognitif yang valid dan reliabel bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan model pengembangan instrumen adaptif berdasarkan tujuh langkah sistematis. Produk penelitian berupa kuesioner dengan lima dimensi utama: kesejahteraan psikologis dan sosial-emosional, aktivitas belajar mandiri, kondisi keluarga, latar belakang pergaulan, serta gaya belajar, karakteristik, dan minat. Analisis data meliputi uji validitas isi menggunakan model Gregory, validitas konstruk melalui analisis faktor konfirmatori (Confirmatory Factor Analysis/CFA), serta reliabilitas dengan koefisien Alpha Cronbach. Hasil uji validitas isi menunjukkan koefisien 0,81 (valid). Hasil CFA memenuhi syarat analisis faktor (KMO = 0,850; Bartlett’s Test sig. = 0,000). Dari 48 butir awal, sebanyak 37 butir dinyatakan valid dan reliabel dengan koefisien reliabilitas 0,850. Instrumen ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh dosen dan pengelola program studi dalam melaksanakan asesmen diagnostik nonkognitif bagi mahasiswa PG-PAUD.
Copyrights © 2026