ABSTRACT Improving the quality of the learning process in the subject Basic Design Modeling and Building Information is a strategic step to optimize students learning outcomes, particularly in professional and entrepreneurial aspects. This study aims to examine the difference in impact between the implementation of a Project Based Learning based E Module and the use of printed modules applying the Direct Instruction approach on the cognitive learning outcomes of Grade X DPIB students at SMK Negeri 14 Medan. This research employed an experimental method with a comparative design between an experimental class and a control class. The research procedures included the implementation of instructional treatment, the administration of learning outcome evaluations, and data processing and analysis using a t test. The findings revealed a highly significant difference between the two groups. This was evidenced by the calculated t value of 4.426, which exceeded the t table value of 1.670, indicating that the alternative hypothesis was accepted. The average learning outcome score of students in the experimental class reached 81.344 and exceeded the Minimum Mastery Criteria of ≥75. Meanwhile, the control class obtained an average score of 63.75, which remained below the established mastery threshold. These results indicate that the implementation of a Project Based Learning based E Module is more effective in improving students cognitive achievement compared to printed modules using the Direct Instruction approach. Therefore, project based learning supported by digital modules can be considered a more innovative strategy that aligns with the characteristics of vocational education. ABSTRAK Peningkatan mutu proses pembelajaran pada mata pelajaran Dasar Dasar Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan capaian belajar peserta didik, khususnya pada aspek profesi dan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan dampak penerapan E-Modul berbasis Project Based Learning dibandingkan dengan penggunaan modul cetak yang menerapkan pendekatan Direct Instruction terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas X DPIB di SMK Negeri 14 Medan. Penelitian ini menerapkan metode eksperimen dengan rancangan komparatif antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Prosedur penelitian meliputi pemberian perlakuan pembelajaran, pelaksanaan evaluasi hasil belajar, serta pengolahan dan analisis data menggunakan uji t. Temuan penelitian memperlihatkan adanya perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok. Hal ini dibuktikan oleh nilai t hitung sebesar 4,426 yang melampaui t tabel sebesar 1,670, sehingga hipotesis alternatif dinyatakan diterima. Nilai rata rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen mencapai 81,344 dan telah melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu ≥75. Sementara itu, kelas kontrol hanya memperoleh rata rata sebesar 63,75 sehingga masih berada di bawah batas KKM yang ditetapkan. Hasil penelitian tersebut mengindikasikan bahwa penerapan E-Modul berbasis Project Based Learning terbukti lebih unggul dalam meningkatkan capaian kognitif peserta didik dibandingkan dengan modul cetak yang menggunakan pendekatan Direct Instruction. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis proyek yang didukung modul digital dapat dipertimbangkan sebagai strategi yang lebih inovatif dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran di pendidikan kejuruan.
Copyrights © 2026