Abstract: High total cholesterol is one of the major risk factors for atherosclerosis, which can cause thickening of the carotid arterial intima-media layer. Non-invasive carotid intima-media thickness/CIMT measurement serves as an early indicator for detecting vascular structural changes. This study aimed to determine the correlation between total cholesterol levels and CIMT among medical students at Universitas Sam Ratulangi, Manado. This was a quantitative and analytical observational study with a cross-sectional design. Total cholesterol levels were measured using the Autocheck device, while CIMT was assessed using the B-Mode Ultrasonography. The correlation between variables was analyzed using the Spearman test. The results obtained 79 students as subjects selected through purposive sampling. The results showed no significant correlation between total cholesterol level and CIMT (p=0.157; r=–0.161). In conclusion, there was no significant relationship between total cholesterol and carotid intima-media thickness among medical students at Universitas Sam Ratulangi. Future studies are recommended to include subjects with a wider age range and to analyze specific lipid fractions such as low-density lipoprotein (LDL), high-density lipoprotein (HDL), and triglycerides for a more comprehensive understanding. Keywords: total cholesterol; carotid intima-media thickness; atherosclerosis Abstrak: Kadar kolesterol total yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya aterosklerosis yang dapat menyebabkan penebalan tunika intima-media arteri karotis (carotid intima-media thickness/CIMT). Pemeriksaan CIMT secara non-invasif dapat digunakan untuk mendeteksi dini perubahan struktur pembuluh darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar kolesterol total dengan CIMT pada mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi Manado. Jenis penelitian ialah kuantitatif dengan metode observasional analitik menggunakan desain potong lintang. Kadar kolesterol total diukur menggunakan alat Autocheck, sedangkan CIMT diukur menggunakan Ultrasonography B-Mode. Analisis hubungan antara kedua variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian mendapatkan 79 mahasiswa sebagai subjek penelitian, dipilih dengan metode purposive sampling. Uji korelasi Spearman menunjukkan tidak terdapat korelasi bermakna antara kadar kolesterol total dengan CIMT (p=0,157; r=–0,161). Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar kolesterol total dan ketebalan tunika intima-media arteri karotis pada mahasiswa Pendidikan Dokter Universitas Sam Ratulangi Manado. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan subjek dengan rentang usia lebih luas serta memasukkan variabel fraksi lipid yang lebih spesifik seperti low-density lippopritein (LDL), high-density lipoprotein (HDL), dan trigliserida untuk mendapatkan hasil yang lebih komprehensif. Kata kunci: kolesterol total; ketebalan tunika intima-media arteri karotis; aterosklerosis
Copyrights © 2026