Penelitian ini mengembangkan sistem lampu jalan otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan sensor Light Dependent Resistor (LDR) dan solar cell sebagai sumber energi utama. Pengujian dilakukan untuk memverifikasi kinerja sistem, termasuk kemampuan sensor dalam mendeteksi perubahan intensitas cahaya serta fungsi otomatisasi lampu. Simulasi kondisi terang dilakukan dengan penyinaran menggunakan lampu senter, sedangkan kondisi gelap direpresentasikan dengan menutup sensor. Pengujian deteksi kondisi lampu dilakukan melalui pemutusan dan penyambungan kabel lampu pada relay untuk mensimulasikan keadaan lampu rusak maupun berfungsi normal. Hasil pengujian di Titik 1 Jalan Harapan Bersama menunjukkan bahwa sistem beroperasi sesuai rancangan. Lampu tetap mati pada simulasi kondisi terang dan menyala pada kondisi gelap. Sistem juga mampu mengidentifikasi kondisi lampu yang tidak berfungsi melalui pembacaan sensor. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan menunjukkan performa yang baik dalam mengimplementasikan fungsi otomatisasi serta pemantauan kondisi lampu, sehingga berpotensi diterapkan sebagai solusi penerangan jalan yang efisien dan mandiri.
Copyrights © 2026