Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENINGKATAN HARD SKILL SISWA MELALUI PENGENALAN INTERNET OF THINGS DAN COMPUTER VISION Ida Afriliana; Lukmanul Khakim; Wildani Eko Nugroho; Muhammad Teguh Prihandoyo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 2 (2022): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1335.414 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i2.7402

Abstract

Abstrak: Internet of Things (IoT) yakni benda-benda atau alat-alat yang cerdas yang dapat berguna untuk kehidupan manusia. IoT ini sangat mempengaruhi perkembangan teknologi yang amat pesat dalam kehidupan di era industri 4.0. Benda-benda yang “cerdas” karena pada benda tersebut telah dilengkapi dengan alat-alat teknologi sesuai dengan kebutuhan manusia. Inilah konsep pada Internet of Things yakni benda-benda yang cerdas dengan dilengkapi teknologi. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan jenjang pendidikan yang tepat untuk mempersiapkan lebih awal terkait pengetahuan dan penerapan teknologi IoT. Dengan latar belakang perkembangan teknologi IoT yang amat pesat maka sangat dibutuhkan pengetahuan ini diberikan kepada siswa-siswa SMK N 3 Tegal untuk memberikan wacana dan pengetahuan tentang IoT dalam penerapannya di dunia industri 4.0 saat ini. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada peserta pkm. Adapun materi pelatihan ini adalah Internet of Things dan Computer Vision. Pelatihan ini dilakukan dengan 2 tahap, yang pertama dalah pemaparan materi dan tahap selanjutnya adalah demontrasi produk yang mengimplementasikan Internet of Things dan Computer Vision. Dari 100 peserta siswa SMK N 3 yang ikut, 55 siswa tertarik untuk mendalami Internet of Things dan sisanya berminat untuk mengetahui lebih dalam lagi tentang materi Computer Vision. Dari post test dan pre test yang dilakukan, hasil penilaian bagus dengan rata-rata nilai post test 89. Hal ini menggambarkan tentang penyampaian materi yang telah ditransformsikan dengan baik oleh narasumber. Penilaian ini menunjukkan adanya peningkatan hardskill di bidang Internet of Things dan Computer Vision, karena nilai post test cenderung mengalami kenaikan dari nilai pre test.Abstract: Internet of Things (IoT) are intelligent objects or tools that can be useful for human life. This IoT greatly affects the rapid development of technology in life in the industrial era 4.0. Objects that are "smart" because they have been equipped with technological tools in accordance with human needs. This is the concept of the Internet of Things, namely smart objects equipped with technology. Vocational High School (SMK) is the right level of education to prepare early related to knowledge and application of IoT technology. With the background of the very rapid development of IoT technology, it is very necessary that this knowledge be given to students of SMK N 3 Tegal to provide discourse and knowledge about IoT in its application in the current industrial 4.0 world. This service activity is carried out by providing training to PKM participants. The training materials are Internet of Things and Computer Vision. This training is carried out in 2 stages, the first is the presentation of the material and the next stage is a product demonstration that implements the Internet of Things and Computer Vision. Of the 100 participating SMK N 3 students, 55 students were interested in exploring the Internet of Things and the rest were interested in knowing more about Computer Vision material. From the post-test and pre-test conducted, the results of the assessment were good with an average post-test score of 89. This illustrates the delivery of material that has been well transformed by the resource persons. This assessment shows an increase in hard skills in the field of Internet of Things and Computer Vision, because the post test scores tend to increase from the pre test scores.
Proteksi Kebocoran Gas LPG Rumah Tangga Berbasis Mikrokontroler Lukmanul Khakim; Ida Afriliana; Nurohim Nurohim; Arif Rakhman
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol 11 No 1 (2022): Komputika: Jurnal Sistem Komputer
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/komputika.v11i1.4977

Abstract

ABSTRAK –Penggunaan bahan bakar gas seperti LPG umum digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Jenis LPG mudah terbakar, maka perlu hati-hati dalam instalasi dan penggunaannya. Seiring perkembangan teknologi dan untuk meminimalisir terjadinya kebocoran LPG, maka diperlukan alat yang mampu memproteksi kebocoran gas sebagai pememicu kebakaran yang bekerja otomatis. Alat proteksi dibangun menggunakan mikrokontroler berbasis arduino, sensor utama MQ2. Cara kerjanya sensor MQ2 akan mendeteksi LPG jika terjadi kebocoran, selanjutnya sensor mengirimkan sinyal ke mikrokontroler, dan mikrokontroler akan memberikan intruksi ke relay, di mana relay sebagai saklar otomatis untuk mengaktifkan sensor selenoid valve sehingga menutup aliran LPG, dengan demikian aliran LPG terhenti untuk memproteksi terjadinya kebakaran, disamping itu buzzer berbunyi sebagai notifikasi adanya kebocoran LPG. Dari hasil penelitian ini, MQ2 mendeteksi LPG dengan kadar 0 ppm sampai 1280 ppm dan LPG masih tersuplai, ketika kadar LPG terdeteksi antara 5240 ppm sampai 26464 ppm, suplai LPG terhenti karena selenoid valve menghambat aliran LPG tersebut.
PENGENALAN DAN PELATIHAN KENDALI ROBOT REMOTE CONTROL BERBASIS MIKROKONTROLER PADA SISWA SMK Eko Budihartono; Lukmanul Khakim; Nurohim Nurohim; Achmad Sutanto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 5 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Internet of Things (IoT) merupakan salah satu paradigma teknologi yang dikembangkan dalam revolusi industri 4.0. Tujuan pengenalan dan pelatihan kendali robot remote control berbasis mikrokontroler pada siswa SMK Negeri 3 Kota Tegal guna meningkatkan hardskill, pengetahuan dan ketrampilan siswa dibidang kendali robot remote control. Metode pelaksanaan dengan diadakan workshop dan pelatihan tentang Internet of Things, komponen pembentuk IoT, Project kendali robot remote control dan demo kendali robot remote control. Kegiatan PKM ini dilakukan oleh 4 dosen dan 2 mahasiswa Prodi D3 Teknik Komputer, PKM ini diikuti 41 siswa dari jurusan permesinan dan jurusan elektro siswa SMK Negeri 3 Kota Tegal. Dalam mengikuti workshop dan pelatihan ini evaluasi untuk mengetahui siswa dalam mengetahui mengenai perkembangan teknologi IoT system kendali robot remote control berbasis mikrokontroler dilakukan post-test diakhir kegiatan PKM. Pada pelatihan ini peserta kegiatan mempunyai ilmu yang baru dan dapat mengetahui mengenai perkembangan teknologi khususnya penggunaan teknologi IoT, dimana hasil post-test yang didapat 98% siswa paham dalam mengikuti wokshop penguasaan teknologi IoT berbasis mikrokontroler guna meningkatkan softskill.Abstract: Internet of Things (IoT) is one of the technological paradigms developed in the industrial revolution 4.0. The purpose of the introduction and training of microcontroller-based remote control robot control for SMK Negeri 3 Tegal City students is to improve the hard skills, knowledge and skills of students in the field of remote control robot control. The method of implementation is by holding workshops and training on the Internet of Things, components that form IoT, remote control robot control projects and remote control robot control demos. This PKM activity was carried out by 4 lecturers and 2 students of D3 Computer Engineering Study Program, PKM was attended by 41 students from the machining department and electrical department of SMK Negeri 3 Tegal City. In participating in this workshop and training, an evaluation to find out students in knowing about the development of IoT technology microcontroller-based remote control robot control system was carried out post-test at the end of PKM activities. In this training, activity participants have new knowledge and can find out about technological developments, especially the use of IoT technology, where the post-test results obtained 98% of students understand in participating in the workshop on mastering microcontroller-based IoT technology to improve soft skills.
Optimalisasi Smart Blind Stick Dengan Atmega 328 Lukmanul Khakim; Arif Rakhman
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 10, No 1 (2021): Smart Comp : Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v10i1.2231

Abstract

Mata merupakan panca indera yang sangat penting untuk makhluk hidup, terutama untuk manusia. Dengan mata, seseorang dapat melihat beberapa benda, keindahan alam yang berada disekelilingnya. Jika manusia memiliki kekurangan fungsi pada panca indera terutama mata, maka akan sangat mengganggu aktifitas, manusia akan kesulitan untuk mengetahui benda atau sejenisnya, hal ini akan mengakibatkan luka atau cidera jika menabrak atau tersandung benda yang berada di depannya, oleh sebab itu didalam penelitian ini akan dibahas tentang suatu alat bantu yang berbasis mikrokontroller dan sensor ultrasonik disertai dengan motor getar di mana alat tersebut akan dirancang untuk membantu memberikan informasi kepada manusia jika di depannya ada benda. Informasi yang diberikan dari alat tersebut adalah suara dan disertai dengan getaran. Dari hasil pengujian alat tersebut didapatkan hasil jika jarak alat dengan benda di depannya berjarak 105cm suara akan mulai berbunyi disertai getar dengan waktu jeda 1detik, dan pada jarak 15cm suara akan berbunyi panjang disertai getar, bunyi panjang dan getar akan berpindah menjadi dijeda jika jarak alat dengan benda lebih dari 15cm.Kata kunci : Mata, Mikrokontroller, Suara, Getar
Rancang Bangun Model Prototipe Irigasi Otomatis untuk Tanaman Cabai dengan Sensor Kelembapan Tanah Achmad Sutanto; Arif Rakhman; Lukmanul Khakim
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 3 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i3.5389

Abstract

Tanaman cabai memerlukan perhatian istimewa karena pertumbuhannya tergantung pada kondisi lingkungan yang optimal. Jika kondisi tanaman tidak memadai, pertumbuhannya akan terhambat. Tingkat kelembapan tanah memiliki peran krusial dalam hal ini, karena kelembapan yang tidak tepat dapat mengakibatkan pertumbuhan lambat atau bahkan ketidakmampuan tanaman untuk berbuah. Dalam proyek perancangan ini, digunakan mikrokontroler NodeMcu Esp8266 yang terhubung dengan sensor kelembapan tanah (soil moisture) berbasis Internet of Things. Sensor kelembapan tanah yang diterapkan adalah tipe YL-69. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membantu otomatisasi perawatan tanaman, mengontrol tingkat kelembapan tanah, serta melindungi tanaman dari dampak buruk cuaca, seperti hujan. Sistem ini beroperasi secara efisien, di mana saat tanah kering, pompa air akan diaktifkan untuk menyirami tanaman. Sebaliknya, jika tanah sudah cukup lembap, pompa air akan mati secara otomatis.
Analisis Kinerja MQ2 dan MQ5 pada Alat Proteksi Kebocoran LPG Rumah Tangga Lukmanul Khakim; Ida Afriliana
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 11, No 4 (2022): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v11i4.3956

Abstract

Alat proteksi kebocoran liquid petroleum gas (LPG) berfungsi sebagai pencegahan kecelakaan berupa ledakan atau keracunan yang disebabkan oleh kebocoran gas, dengan alat ini kebocoran gas yang telah dideteksi oleh sensor akan secara cepat ditanggulangi dengan menutup aliran gas yang melalui solenoid valve. Alat proteksi ini sangat bergantung pada tingkat sensitivitas dari sensor yang digunakan, maka dengan melakukan penelitian ini akan dihasilkan suatu analisis untuk menentukan sensor apakah yang tepat dan optimal untuk mendeteksi kebocoran gas LPG. Sensor yang akan dianalisis adalah MQ2 dan MQ5, di mana sensor tersebut dapat mendeteksi kadar gas LPG. Dari hasil penelitian ini dengan melakukan pengujian sebanyak 35 kali, maka dihasilkan rata-rata kadar LPG yang dideteksi oleh MQ2 adalah 479,8ppm, MQ5 sebesar 612,03ppm dan kadar yang dideteksi oleh alat pengukur LPG sebesar 5138,49ppm. Dari hasil pengujian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa sensor MQ5 lebih mendekati hasil deteksinya dibandingkan dengan MQ2.
Aplikasi Bel Sekolah Otomatis Berbasis Desktop pada SMP Negeri 3 Slawi Lukmanul Khakim
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 12, No 2 (2023): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v12i2.4988

Abstract

Perkembangan teknologi menuntut setiap kegiatan dan pekerjaan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Hal ini menjadikan kegiatan yang dilakukan secara harus dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Seperti halnya kegiatan yang bersifat sepele tetapi sangat mempengaruhi kegiatan lainnya, yaitu menyalakan dan mematikan bel sekolah yang rutin dilakukan di sekolah, di mana kegiatan itu harus dilakukan tepat waktu dan bersifat rutin. Bel sekolah otomatis merupakan instrumen penting sebagai pengingat setiap agenda yang akan dilakukan setiap harinya, agenda di sini umumnya akan dilakukan secara rutin, contohnya jadwal pelajaran yang rutin dilakukan setiap senin sampai sabtu, kemudian jadwal ujian sekolah dan lain sebagainya. Aplikasi bel otomatis dalam penelitian ini dibuat menggunakan bahasa basic, di mana compiler yang digunakan adalah visual basic 6.0, kemudian untuk database yang digunakan adalah microsoft access. Mode dalam aplikasi bel otomatis ini ada dua, mode KBM yang dilakukan setiap senin sampai sabtu dan mode ujian yang dilakukan sesuai agenda. Nada yang dihasilkan dari aplikasi bel ini berupa suara manusia yang direkam dan akan dijalankan sesuai agenda yang sudah ditentukan. Setelah dilakukan pengujian maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi bel ini berfungsi sesuai rencana, dan secara umum dapat membantu mengingatkan agenda yang harus dilakukan dengan tepat waktu.
Microcontroller-based Smart Trolly Performance Analysis Lukmanul Khakim; Agung Diki Purnomo Aji
West Science Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 03 (2024): West Science Interdisciplinary Studies
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsis.v2i03.692

Abstract

A shopping cart is an assisting tool in the commercial area where its function is as a temporary container for selected shopping items before the items are counted and billed. The cart becomes an indispensable tool in supermarkets. The more shopping items there are, the more energy is needed to manually push or pull the cart. This is considered not very effective in supporting consumer productivity in finding and fulfilling their needs. The aim of this research is to create a smart cart used in supermarkets, thus facilitating users in carrying shopping items. The design of the smart cart combines hardware and software. Arduino Uno serves as the main component with object detection around it using the HC-SR04 Ultrasonic Sensor and Bluetooth Module as the link between the cart and Smartphone. The cart is controlled by a smartphone using Bluetooth as the connection within a maximum range of 7m, powered by 4 DC motors and a 12V DC Battery. The maximum load capacity of this cart is 2,5 Kg. The cart's ability to detect objects is limited to a distance of <20 cm.
Alat Peringatan Volume Septic Tank dan Netralisasi Kadar Sewer Gas Berbasis Mikrokontroler dan Teknologi Panel Surya Khakim, Lukmanul; Sulasmoro, Arfan Haqiqi; Afriliana, Ida
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol. 12 No. 1 (2023): Komputika: Jurnal Sistem Komputer
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/komputika.v12i1.7538

Abstract

The septic tank is a temporary waste disposal site, designed to be closed, there are two holes to drain the reservoir and another hole for evaporation. Septic tanks produce hazardous gases, for example sewer gas, have a pungent odor and are flammable, if the concentration is high, causing poisoning if inhaled, if in a closed room and there is a source of fire, it can trigger an explosion. Therefore, an automation tool is needed as a warning system for the volume of the septic tank and to neutralize the sewer gas level, which has been equipped with solar panels as battery chargers embedded in it. This tool consists of HC-SR04 to measure the remaining volume capacity, MQ2 detects and measures sewer gas levels, a fan to neutralize sewer gas, a buzzer for warning. From the results of this study, the HC-SR04 detects the remaining volume from 28% to 2%, meaning that the volume of the septic tank increases, so the buzzer is active as a notification. Furthermore, MQ2 detects gas concentrations from 2ppm to 64ppm, meaning that the gas concentration increases beyond the safe limit, which is 30ppm, causing the fan to work to neutralize sewer gas levels.
Alat Pengolah Limbah Rumah Tangga Menjadi Kompos Berbasis Mikrokontroler Khakim, Lukmanul; Budihartono, Eko
Komputika : Jurnal Sistem Komputer Vol. 12 No. 2 (2023): Komputika: Jurnal Sistem Komputer
Publisher : Computer Engineering Departement, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/komputika.v12i2.10616

Abstract

Households are the largest contributor to waste, various types of waste are generated, ranging from organic, non-organic waste and so on. If each household produces 2 kg of waste every day, and the waste is immediately disposed of in a temporary landfill (TPS), then a very large amount of waste is buried in the TPS. Therefore, a tool is needed that functions to process waste that can be recycled into compost, namely waste or food waste classified as organic waste. The tool in question consists of a nema 17 stepper motor as a cutter and stirrer for garbage to mix with the soil, a YL-69 sensor as a soil moisture detector, a DS18B20 sensor as a soil temperature detector and two mini pumps as a water supply and EM4. From the results of this study, YL-69 detects soil moisture of 17% to 86%, meaning that soil moisture increases, so the stepper will be active to stir the soil and organic waste. Furthermore, DS18B20 detects soil temperatures of 25°C to 34°C, meaning that when the temperature is between 30°C to 34°C, the composting process takes place, the water supply and EM4 stop automatically. Keywords – Organic Waste; Compost; Microcontroller, DS18B20, YL-69.