Selama ini, guru Sekolah Dasar dalam menyampaikan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam jarang menggunakan alat peraga, mereka lebih suka menyampaikan materi dengan ceramah, catat dan hafal. Struktur penyampaian materi pelajaran cenderung sesuka hati. Tidak menggunakan media atau alat peraga dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, Disebabkan antara lain minimnya pengetahuan guru mengenai cara mengoperasikan alat peraga yang sudah ada di sekolah dan terkadang menggunakan alat peraga dianggap mengurangi jam pembelajaran. Akibatnya pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam cenderung kembali ke konvensional, jadi lebih mengandalkan ceramah sebagai satu-satunya yang dianggap simpel. Dengan menerapkan metode demontrasi pada pokok bahasan organ pencernaan diharapka dapat jadikan salah satu alternatif model pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa nilai rata-rata belajar pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 68,39 dengan ketuntasan 61,54%. Sedangkan siklus II memperoleh nilai rata-rata 103.81 dengan ketuntasan 88,46 %, maka dari itu dapat terlihat bahwa adanya peningkatan atau perbaikan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan media gambar melalui metode demontrasi pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di kelas V MIN 7 Nagan Raya. Siswa belajar dengan antusias, semangat, lebih percaya diri dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025