Latar Belakang: Bayi usia 3–6 bulan berada pada fase pertumbuhan yang sangat dipengaruhi oleh kualitas tidur. Pijat bayi merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi meningkatkan kualitas tidur. Tujuan: Mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3–6 bulan di TPMB “S” Bayongbong, Garut, tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one-group pretest–posttest. Sampel terdiri dari 30 bayi usia 3–6 bulan yang mendapatkan intervensi pijat bayi secara rutin dalam periode tertentu. Kualitas tidur diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner Brief Infant Sleep Questionnaire (BISQ). Analisis perbedaan dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Sebelum intervensi, 66,7% bayi memiliki kualitas tidur kurang baik. Setelah pijat bayi dilakukan secara rutin, seluruh bayi (100%) menunjukkan kualitas tidur baik. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna antara skor kualitas tidur sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,05), sehingga pijat bayi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur bayi. Kesimpulan: Pijat bayi efektif meningkatkan kualitas tidur bayi usia 3–6 bulan. Intervensi ini dapat menjadi terapi sederhana yang dapat dilakukan orang tua secara mandiri dengan edukasi dari tenaga kesehatan, khususnya bidan.
Copyrights © 2026