Stres merupakan salah satu faktor psikologis yang dapat memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi pada remaja putri, sehingga berdampak pada keteraturan siklus menstruasi. Remaja berada pada fase perkembangan yang rentan terhadap stres akibat tuntutan akademik, sosial, maupun perubahan fisik dan emosional. Tujuan dari literature review ini adalah untuk menganalisis pengaruh tingkat stres terhadap keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri berdasarkan temuan penelitian sebelumnya. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel ilmiah melalui basis data nasional dan internasional dengan kata kunci stres, siklus menstruasi, dan remaja putri. Hasil telaah menunjukkan bahwa tingkat stres yang tinggi berhubungan signifikan dengan gangguan siklus menstruasi, seperti menstruasi tidak teratur, oligomenore, atau amenore. Mekanisme yang mendasari hubungan ini berkaitan dengan aktivasi sumbu hipotalamus hipofisis adrenal yang mengganggu regulasi hormon reproduksi. Kesimpulan dari literature review ini menunjukkan bahwa stres berperan penting terhadap keteraturan siklus menstruasi, sehingga diperlukan upaya manajemen stres untuk menjaga kesehatan reproduksi remaja putri.
Copyrights © 2026