rtritis rheumatoid (RA) adalah penyakit autoimun jangka panjang yang ditandai oleh peradangan pada sendi, rasa sakit, dan kekakuan, yang biasanya menyerang orang lanjut usia. Angka kejadian RA di Sulawesi Tengah cukup signifikan, dengan tingkat prevalensi mencapai 7,37% pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menilai keefektifan terapi kompres air hangat dari rebusan Cymbopogon citratus (Serai) dalam mengurangi tingkat nyeri pada pasien lanjut usia dengan RA. Metode studi kasus diterapkan pada seorang pasien pria berusia 66 tahun yang mengeluhkan nyeri pada lutut selama 5 bulan. Intervensi dilakukan dengan cara memberikan kompres air hangat dari rebusan Cymbopogon citratus selama 10 menit setiap hari selama tiga hari berturut-turut. Evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan skala Numeric Rating Scale (NRS) menunjukkan penurunan nyeri dari skala 6 (ringan) menjadi skala 1 (ringan) setelah tiga hari perlakuan. Kesimpulan dari hasil ini menunjukkan bahwa kompres air hangat dari rebusan Cymbopogon citratus efektif sebagai terapi nonfarmakologi untuk meredakan nyeri pada pasien RA. Penelitian ini sejalan dengan hasil sebelumnya yang menegaskan bahwa kompres hangat membantu meningkatkan aliran darah, memberikan efek relaksasi, dan meredakan ketegangan otot.
Copyrights © 2026