Gangguan neurobehavioral pada petani dapat mengakibatkan penurunan daya kognitif yang selanjutnya dapat menyebabkan penurunan kinerja bahkan penurunan hasil produksi pertanian. Tujuan penelitian mengetahui faktor yang berhubungan dengan gangguan neurobehavioral akibat paparan pestisida pada petani jagung di Desa Tabongo. Jenis penelitian ini adalah observasioanal analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini 498 petani dengan penemuan sampel menggunakan simple random sampling sehingga diperoleh subjek penelitian berjumlah 213 petani. Data di analisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian variabel yang berhubungan dengan gangguan neurobehavioral adalah lama penyemprotan (p=0,000), frekuensi penyemprotan (p=0,000), waktu paparan (p=0,000), masa kerja (p=0,000), dan penggunaan APD (p=0,000). Disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara lama penyemprota, frekuensi penyemprotan, waktu paparan, masa kerja dan penggunaan APD dengan gangguan neurobehavioral. Saran bagi petani untuk menjaga kebersihan diri dan menggunakan APD dengan benar dan lengkap. Bagi pemerintah untuk memberikan penyuluhan mengenai pengaplikasian yang benar.
Copyrights © 2026