Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian intern dalam meminimalisir tingkat tingkat kehilangan persediaan air pada sistem penyediaan air minum (SPAM) Unit Marawola Kabupaten Sigi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern dalam SPAM Unit Marawola sudah berjalan cukup efektif berdasarkan 5 indikator COSO yaitu: lingkungan pengendalian,penilaian risiko,kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan. Meskipun sudah cukup efektif SPAM masih memerlukan perbaikan berkelanjutan dalam lingkungan pengendalian, risiko penilaian butuh penguatan berkelanjutan dalam dokumentasi, pelatihan dan penggunaan teknologi, kegiatan pengendalian perlu adanya peningkatan pengendalian akses, penguatan pemisahan tugas, serta pengembangan prosedur pengawasan, informasi dan komunikasi perlu peningkatan dalam hal dokumentasi dan peningkatan teknologi dan informasi, dan pemantauan diperlukan upaya peningkatan kualitas dan perluasan metode pemantauan.
Copyrights © 2026