Abstrak : Kecemasan akademik merupakan permasalahan psikologis yang umum dialami mahasiswa, khususnya mahasiswa Fakultas Kedokteran yang menghadapi tuntutan akademik tinggi. Aktivitas membaca Al-Quran sebagai bentuk coping religius diyakini dapat memberikan ketenangan psikologis dan membantu regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara frekuensi membaca Al-Quran dengan simtom kecemasan akademik pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional yang melibatkan 55 mahasiswa sebagai responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi membaca Al-Quran dan kuesioner simtom kecemasan akademik, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Uji Spearman dipilih karena data berskala ordinal dan tidak terdistribusi normal.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki frekuensi membaca Al-Quran kategori sedang (89,1%) dan simtom kecemasan akademik kategori sedang (94,5%). Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya korelasi negatif yang sangat kuat dan bermakna secara statistik antara frekuensi membaca Al-Quran dengan simtom kecemasan akademik (r = −0,895; p 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin sering mahasiswa membaca Al-Quran, maka simtom kecemasan akademik yang dialami cenderung semakin rendah.
Copyrights © 2026