Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan siswa SMP dalam mengerjakan soal bangun ruang sisi lengkung berdasarkan Teori Newman. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif dengan pendekatan kualitatif. Prosedur purposive sampling digunakan untuk menentukan subjek dan diperoleh 9 siswa dari kelas IX A2, IX A3, dan IX A4 SMP Negeri 1 Singaraja. Soal bangun ruang sisi lengkung sebanyak 4 butir digunakan sebagai instrumen tes untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa, dan wawancara digunakan sebagai instrumen non-tes untuk menggali lebih jauh penyebab kesalahan siswa berdasarkan Teori Newman. Kesimpulannya adalah mayoritas siswa melakukan kesalahan pada tahap keterampilan proses yang akan berpengaruh pada tahap penulisan jawaban akhir dengan persentase 34%. Kesalahan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor dan memerlukan pendekatan pembelajaran yang lebih fokus terhadap pemahaman konteks dan keterampilan pemecahan masalah.
Copyrights © 2026