Skabies masih sering ditemukan pada lingkungan hunian padat seperti pondok pesantren. Penularan terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung melalui benda yang digunakan bersama, dan dipengaruhi oleh perilaku kebersihan serta kondisi lingkungan hunian. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan personal hygiene, sanitasi lingkungan, luas ventilasi, dan status sosial ekonomi dengan kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Mataram. Penelitian analitik observasional dengan desain potong lintang (cross-sectional) dilakukan pada Desember 2023 di Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Mataram. Populasi penelitian adalah seluruh santri MTs dan MA (N=2.611). Sampel sebanyak 106 responden dipilih menggunakan simple random sampling, dengan ukuran sampel dihitung menggunakan rumus Slovin. Analisis dilakukan secara bivariat menggunakan uji Chi-square/Fisher sesuai prasyarat uji, dengan taraf signifikansi p<0,05. Terdapat hubungan bermakna antara personal hygiene dengan kejadian skabies (p=0,002), luas ventilasi dengan kejadian skabies (p=0,037), dan status sosial ekonomi dengan kejadian skabies (p=0,016). Variabel sanitasi lingkungan tidak dapat dievaluasi secara bermakna pada data ini karena tidak terdapat variasi kategori pada responden. Personal hygiene, luas ventilasi, dan status sosial ekonomi berhubungan signifikan dengan kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Al-Aziziyah. Edukasi kebersihan diri dan perbaikan ventilasi kamar berpotensi menurunkan kejadian skabies di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026