Generalized Anxiety Disorder (GAD) merupakan gangguan kecemasan yang sering memerlukan terapi kombinasi jangka panjang, sehingga meningkatkan risiko interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proporsi kategori potensi interaksi obat dan hubungan karakteristik pasien dengan tingkat keparahan interaksi obat pada pasien GAD. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik retrospektif dengan pendekatan cross-sectional berdasarkan data rekam medis pasien rawat jalan di RS Jiwa Mutiara Sukma Provinsi NTB periode JanuariāJuni 2024. Sampel sebanyak 300 pasien dipilih menggunakan simple random sampling. Identifikasi potensi interaksi obat dilakukan menggunakan perangkat lunak Drugs.com dan DrugBank. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji Chi-square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 2.402 potensi interaksi obat, mayoritas termasuk kategori moderat (90,2%), diikuti mayor (5,7%) dan minor (4,1%). Terdapat hubungan signifikan antara usia, jenis kelamin, durasi pengobatan, penggunaan obat racikan, komorbiditas, dan jumlah obat dengan tingkat keparahan potensi interaksi obat (p < 0,05). Karakteristik pasien berhubungan dengan tingkat keparahan potensi interaksi obat pada pasien GAD, dengan interaksi moderat sebagai kategori terbanyak.
Copyrights © 2026