Depresi merupakan salah satu gangguan mental yang sering terjadi pada mahasiswa kedokteran dan dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup. Mahasiswa tahap akhir memiliki beban akademik yang tinggi, tuntutan penyelesaian studi, serta tekanan psikologis yang berpotensi meningkatkan risiko depresi dan mempengaruhi kualitas hidupnya. Mengetahui hubungan antara kejadian depresi dengan kualitas hidup pada mahasiswa tahap akhir Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 135 mahasiswa tahap akhir yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat depresi diukur menggunakan Beck Depression Inventory-II (BDI-II), sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan World Health Organization Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian depresi dengan kualitas hidup mahasiswa, dengan nilai p-value = 0,033 (p < 0,05) dan koefisien korelasi Spearman (rs) sebesar -0,566. Hasil ini menunjukkan adanya hubungan negatif dengan kekuatan korelasi sedang, dimana semakin tinggi tingkat depresi maka kualitas hidup semakin rendah. Terdapat hubungan signifikan antara kejadian depresi dengan kualitas hidup pada mahasiswa tahap akhir Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Mataram.
Copyrights © 2026