Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

FAKTOR INTERNAL MOTIVASI, COPING, MOOD DAN RELAPS PADA KASUS PECANDU NARKOBA Irwan Syuhada
JURNAL KEDOKTERAN Vol 4 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.845 KB) | DOI: 10.36679/kedokteran.v4i1.49

Abstract

Relaps merupakan perilaku penggunaan kembali narkoba setelah menjalani penanganan secara rehabilitasi yang ditandai dengan adanya pemikiran, perilaku dan perasaan adiktif setelah periode putus zat. Secara garis besar ada dua faktor yang mempengaruhi terbentuknya relaps yaitu faktor internal dan faktor eksternal dari individu. Skala yang digunakan untuk mengukur faktor internal motivasi, mood, dan coping adalah skala SCL 90 (skala klinis 90). Skala SCL ini bisa digunakan untuk mengungkap aspek motivasi, mood, dan coping.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN KESEPIAN DENGAN GEJALA DEPRESI PADA LANSIA Irwan Syuhada
JURNAL KEDOKTERAN Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi pada lansia merupakan gangguan yang sering terjadi pada masa lansia berawal dari stres yang tidak bisa diatasi sehingga menyebabkan individu mengalami fase depresi. Lansia yang memiliki dukungan sosial yang tinggi menunjukkan kesepian yang rendah dan menurunkan resiko depresi. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dan kesepian dengan depresi pada lansia. Penelitian melibatkan 177 lansia pensiunan Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Lombok Barat, pengambilan data menggunakan instrumen Geriatric Depression Scale, Multidimensional Scale of Perceived Social Support dan Loneliness Scale. Uji signfikansi memperlihatkan F hitung 97.718, model ini signifikan dan dapat digunakan memprediksi depresi melalui dukungan sosial dan kesepian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial dan kesepian secara bersama-sama memiliki kontribusi sebesar 53% pada depresi.
HUBUNGAN KECANDUAN BERMAIN GAME ONLINE PADA SMARTPHONE DENGAN KUALITAS TIDUR SISWA SMAN 1 KERUAK TAHUN 2020 Panji Wage Kosasih; Danang Nur Adiwibawa; Irwan Syuhada; Yolly Dahlia
Nusantara Hasana Journal Vol. 2 No. 5 (2022): Nusantara Hasana Journal, October 2022
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) in 2018 classifies addiction playing online game into the International Classification of Disease11th/ ICD-11). Addicted to playing online games is defined as a pattern ofbehavior gaming or playing ("digital-gaming" or "video-gaming") which has the characteristics, namely the disruption of self-control ability due to playing games. Give priority to games over other activities in daily life; this happens continuously and the intensity increases which causes dependency, sleep disturbance, social disturbance (withdrawal, wasting money) and can interfere with activity. Research objective to determine the relationship of addiction playing online games on smartphones with the sleep quality of students sman 1 keruak in 2020. This research is observational analytic with design cross sectional. The sampling technique uses purposive sampling. The study was conducted at Keruak 1 High School in November 2020. The research subjects were in class 12th students of SMAN 1 Keruak in 2020 with a total of 160 respondents, then conducted interviews using the Ten-Item Internet Gaming Disorder Test (IGDT-10) questionnaire to determine addictions or not addicted to online games and conducted interviews using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire to obtain secondary data. The data obtained were analyzed by correlation test Spearman Rank. The limit of significance (p) is p ≤ 0.05. The analysis results obtained a significance value (p) of 0.000 and a correlation coefficient (r) of 0.548 which indicates a significant relationship between addiction to playing online games and sleep quality in high school students, and the direction of the positive correlation. There is a relationship between addiction to playing online games on smartphones and the quality of sleep for grade 12 students of SMAN 1 Keruak in 2020.
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN MENJELANG UJIAN BLOK PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ISLAM AL-AZHAR Baiq Dara Elok Cintya Monica; Rozikin; Irwan Syuhada; Halia Wanadiatri
Nusantara Hasana Journal Vol. 2 No. 11 (2023): Nusantara Hasana Journal, April 2023
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v2i11.822

Abstract

Anxiety is a warning mechanism, or a person's physical preparation, when experiencing a threatening or dangerous event. When facing a block exam in medical students anxiety can arise so that it can affect student performance and failure during the block exam. Giving lavender aromatherapy is an alternative treatment that is thought to reduce anxiety levels. Research objective to knowing the effect of giving lavender aromatherapy to reduce anxiety levels before the block exam for students at FK Unizar. This study used a true experimental design with a posttest-only control design. The sampling technique used in this study was purposive sampling. The research was conducted in January 2023. The research was conducted at the Al-Azhar Islamic University Medical Faculty, involving 74 respondents who were divided into two groups: 37 controls and 37 treatments. In the control group (no treatment), with a total of 37 respondents (50.0%) with mild anxiety, in the treatment group (given lavender aromatherapy one day before the test for 15 minutes), with a total of 37 respondents (50.0%), we obtained 4 (5.4%) of respondents who did not experience anxiety, 6 (8.1%) of respondents who experienced mild anxiety, 10 (13.5%) of respondents who experienced moderate anxiety, and 17 (23.9%) of respondents who experienced panic anxiety before the exam. Based on the study level, it was found that from the first to the third year, there was no significant difference (p = 0.93). In the bivariate analysis, obtainedp-value of 0.000 was obtained (p-value < 0.005), with a correlation coefficient of -0.606. There is a significant influence between the effect of giving lavender aromatherapy on reducing anxiety levels before the block exam in Unizar FK students.
HUBUNGAN PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN KEJADIAN DIARE DI DESA PANDANAN I PUTU BAYU AGUS SAPUTRA; I PUTU DEDY ARJITA; IRWAN SYUHADA; I GEDE ANGGA ADNYANA
GANEC SWARA Vol 18, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Mahasaraswati K. Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35327/gara.v18i1.736

Abstract

Pandanan Hamlet is a favorite tourist destination in Lombok, admired by tourists for its beautiful beaches. Diarrhea represents a common and potentially serious global health issue, especially in areas with limited access to healthcare. This condition, characterized by increased frequency and fluidity of stool, can be caused by various factors ranging from bacterial or viral infections to chronic medical conditions. This research focuses on Pandanan Village, examining the impact of waste management on the incidence of diarrhea. Waste management is a crucial environmental issue worldwide. Improperly managed waste, encompassing various materials from household to industrial waste, can become a source of disease spread. The study indicates a correlation between good waste management and a decrease in diarrhea incidents. Results show a significant relationship (P<0.05) between poor waste management and increased diarrhea incidence, with poor waste management being linked to 22 cases of diarrhea. These findings underscore the importance of proper waste management as a preventive measure against diarrhea, particularly in the context of sanitation and environmental cleanliness. This research provides crucial insights into the relationship between environmental factors and public health, highlighting the need for interventions focused on improving sanitation infrastructure and health education in Pandanan Village.
Hubungan Motivasi Belajar, Lingkungan Belajar dan Dukungan Keluarga dengan Kejadian Stres pada Mahasiswa Boarding School Angkatan 2022 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Noviana, Isnatiya; Syuhada, Irwan; Handayani, Wendy; Qurratu Ainin, Dina
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 20 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14308984

Abstract

Pendidikan Kedokteran memiliki artian belajar tentang ilmu dasar untuk melakukan penjagaan dan peningkatan kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Proses pembelajaran di Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar (FK UNIZAR), mahasiswa sedini mungkin dilatih dan dibentuk untuk memiliki jiwa kepemimpinan baik integritas, disiplin, adaptif, serta memiliki keinginan yang kuat untuk dapat menjadi mahasiswa serta lulusan yang memiliki karakter yang kuat. Salah satu usaha untuk membentuk karakter adalah lewat program boarding school. Tujuan penulisan ini untuk memahami adanya hubungan pada motivasi dalam belajar, lingkungan belajar dan dukungan keluarga dengan kejadian stres pada mahasiswa boarding school angkatan 2022 FK UNIZAR.Metode yang dipilih adalah observasional analitik kuantitatif dan desain cross sectional study, serta pengambilan sampel dengan purposive sampling. Sampel penelitian ada 95 sampel yang masuk kualifikasi inklusi dan eksklusi. Perolehan data memanfaatkan uji korelasi rho spearman.Didapatkan responden motivasi belajar sedang ada 41 responden (43,2%). Responden lingkungan belajar baik terdapat 57 responden (60,0%). Responden dukungan keluarga cukup sebanyak 51 responden (53,7%). Responden stres ringan sebanyak 57 responden (60,0%). Terdapat hubungan motivasi belajar dengan kejadian stres dengan p-value 0,000. Didapatkan korelasi antara lingkungan belajar dengan kejadian stres dengan p-value 0,000. Adanya korelasi dukungan keluarga dengan stres dan p-value 0,000.Didapatkan korelasi yang berpengaruh antara motivasi belajar, lingkungan belajar dan dukungan keluarga dengan kejadian stres pada mahasiswa boarding school angkatan 2022 FK UNIZAR.
Hubungan Motivasi Belajar, Gaya Belajar, Kualitas Tidur dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2021 Universitas Islam Al-Azhar Putra, Ananda Bismantara; Ronanarasafa, Ronanarasafa; Imam, Lalu Yogi Prasetio; Syuhada, Irwan
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19449

Abstract

ABSTRACT Learning activities are the main activities that exist in any educational process. Learning has a global goal to change one's behavior and potential behavior. Graduates, especially at the undergraduate level, use the cumulative grade point average (GPA) as an indicator of the real ability of students to learn in a course after going through the learning process in a certain time. This study aims to analyze whether there is a relationship between learning motivation, learning style and sleep quality with grade point average (GPA) in Al-Azhar Islamic University Medical students class of 2021. This research is an observational analytical study with a cross-sectional design that analyzes the relationship between learning style, learning motivation, and sleep quality on the GPA of Al-Azhar Islamic University Faculty of Medicine students class of 2021.  A sample of 98 students was selected using total sampling technique, with research instruments in the form of MSLQ for learning motivation, VARK for learning style, and PSQI for sleep quality. The results showed that the majority of students had moderate motivation (58.16%), unimodal learning style (80%), and good sleep quality (65.31%). A total of 76.53% of students experienced an increase in GPA. Analysis using the Chi-square test showed that learning motivation was significantly associated with GPA (p = 0.000), while learning style did not have a significant relationship (p = 0.633). Sleep quality was significantly associated with an increase in GPA (p = 0.044, PR = 2.053, 95% CI: 1.015-4.154). This study concludes that learning motivation and sleep quality have a significant effect on GPA, while learning style has no significant relationship. Keyword: Learning Motivation, Learning Style, Sleep Quality, GPA  ABSTRAK Kegiatan pembelajaran merupakan kegiatan utama yang ada pada setiap proses pendidikan. Belajar mempunyai tujuan global untuk mengubah tingkah laku maupun potensi perilaku seseorang. Pejalar khususnya pada jenjang mahasiswa, menggunakan Indeks prestasi kumulatif (IPK) sebagai indikator kecakapan nyata prestasi belajar mahasiswa dalam suatu mata kuliah setelah menjalani proses belajar dalam waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat hubungan antara motivasi belajar, gaya belajar, dan kualitas tidur dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) pada mahasiswa Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Angkatan 2021. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional yang menganalisis hubungan gaya belajar, motivasi belajar, dan kualitas tidur terhadap IPK mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar angkatan 2021. Sampel sebanyak 98 mahasiswa dipilih menggunakan teknik total sampling, dengan instrumen penelitian berupa MSLQ untuk motivasi belajar, VARK untuk gaya belajar, dan PSQI untuk kualitas tidur. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas mahasiswa memiliki motivasi sedang (58,16%), gaya belajar unimodal (80%), dan kualitas tidur baik (65,31%). Sebanyak 76,53% mahasiswa mengalami peningkatan IPK. Analisis menggunakan uji Chi-square menunjukkan motivasi belajar berhubungan signifikan dengan IPK (p = 0.000), sedangkan gaya belajar tidak memiliki hubungan signifikan (p = 0.633). Kualitas tidur berhubungan signifikan dengan peningkatan IPK (p = 0.044, PR = 2,053, 95% CI: 1,015–4,154). Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi belajar dan kualitas tidur berpengaruh signifikan terhadap IPK, sementara gaya belajar tidak memiliki hubungan yang signifikan. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Gaya Belajar, Kualitas Tidur, Indeks Prestasi Kumulatif
Hubungan Mekanisme Koping, Kualitas Tidur dan Motivasi Belajar dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Kedokteran Alfiana, Dewi; Syuhada, Irwan; Rusmaningrum, Baiq Novaria
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i2.11

Abstract

Mahasiswa kedokteran sebagai peserta didik tidak terlepas dari gangguan kecemasan selama pendidikan, masalah psikologis tersebut dikarenakan beban pelajaran yang sangat sulit, kegelisahan terhadap jenjang  pendidikan yang lebih lama serta ujian yang akan dihadapi lebih banyak dari mahasiswa. Tujuan dari makalah ini adalah untuk meninjau keadaan terkini Teknik pengambilan sampel dalam konteks klinis berupa ujian pemeriksaan klinis terstruktur objektif (OSCE) (Elindra et al., 2019) dan untuk memberikan gambaran tentang status terkini dari teknik pengambilan sampel. penelitian di bidang ini. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, jenis penelitian yang akan digunakan yaitu metode observasional analitik dengan pengambilan data secara cross sectional. Temuan utama sebagai berikut: (i) hal ini hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa sebagian besar memilih Problem Focused Coping sebanyak 61 orang (62,9%) dan (ii) sedangkan Emotional Focused Coping (28,9%).
Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT), Merokok dan Asupan Kafein dengan Kejadian Dispepsia Fungsional pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar Imtihan, Muhammad; Utama, Lalu Buly Fatrahady; Syuhada, Irwan; Sahrun, Sahrun
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.19059

Abstract

ABSTRACT According to WHO (World Health Organization), every year the population of dyspepsia in the world reaches 15-30%. Dyspepsia is discomfort in the upper gastrointestinal tract which is described by a number of symptoms that cause discomfort in the upper abdomen. Some risk factors for functional dyspepsia are triggered by age, gender, stress, caffeinated drinks, alcohol, smoking, consumption of non-steroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), and body mass index (BMI). This study aims to determine the relationship between body mass index (BMI), smoking, and caffeine intake with the incidence of functional dyspepsia in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University. This study uses an approach with a cross-sectional study design. The sampling technique uses purposive sampling. The study was conducted at the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University in October 2024. The research sample was 90 respondents. Data were analyzed univariately and bivariately with the Chi-square statistical test. The results of this study showed that there was no significant relationship between body mass index (BMI) and the incidence of functional dyspepsia (p-value 0.709), there was a significant relationship between smoking and the incidence of functional dyspepsia (p-value 0.024), and there was a significant relationship between caffeine intake and the incidence of functional dyspepsia (p-value 0.012). There was no significant relationship between body mass index (BMI) and the incidence of functional dyspepsia in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University, and there was a significant relationship between smoking and caffeine intake with the incidence of functional dyspepsia in students of the Faculty of Medicine, Al-Azhar Islamic University. Keywords: Functional Dyspepsia, Body Mass Index, Smoking, Caffeine Intake.  ABSTRAK Menurut WHO (World Health Organization), setiap tahun populasi dispepsia di dunia mencapai 15-30%. Dispepsia merupakan ketidaknyamanan pada saluran cerna atas yang digambarkan oleh sejumlah gejala sehingga membuat ketidaknyamanan pada perut bagian atas. Beberapa faktor risiko dispepsia fungsional yaitu dipicu oleh usia, jenis kelamin, stres, minuman berkafein, alkohol, merokok, konsumsi obat anti inflamasi non steroid (OAINS), dan indeks massa tubuh (IMT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan indeks masa tubuh (IMT), merokok, dan asupan kafein dengan kejadian dispepsia fungsional pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian dilakukan di Fakultas kedokteran Universitas Islam Al-Azhar pada bulan Oktober 2024. Sampel penelitian sebanyak 90 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks masa tubuh (IMT) dengan kejadian dispepsia fungsional (p-value 0,709), terdapat hubungan yang signifikan antara merokok dengan kejadian dispepsia fungsional (p-value 0,024), dan terdapat hubungan yang signifikan antara asupan kafein dengan kejadian dispepsia fungsional (p-value 0,012). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara indeks masa tubuh (IMT) dengan kejadian dispepsia fungsional pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar, dan terdapat hubungan yang signifikan antara merokok, dan asupan kafein dengan kejadian dispepsia fungsional pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar. Kata kunci: Dispepsia Fungsional, Indeks Masa Tubuh, Merokok, Asupan Kafein.
Hubungan Kecanduan Smartphone, Self-Esteem, dan Jenis Kelamin dengan Kecemasan pada Siswa di SMAN 1 Mataram Perdana, Made Krisna Wahyu; Syuhada, Irwan; Santosa, Hilda; Imam, Lalu Yogi Prasetio
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 8 (2025): Volume 5 Nomor 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i8.19109

Abstract

ABSTRACT The World Health Organization (WHO) states that anxiety is a common mental health disorder with a very high prevalence rate. According to the Basic Health Research (Riskesdas) conducted by the Ministry of Health in 2018, emotional disorders among adolescents increased from 6% in 2013 to 9.8% in 2018. Objective to determine the relationship between smartphone addiction, self-esteem, and gender with anxiety among students at SMAN 1 Mataram. This study employed a quantitative, observational analytic approach with a cross-sectional design. The sampling technique used was stratified random sampling. The study was conducted at SMAN 1 Mataram in October 2024, involving a total of 102 respondents. Data were analyzed using the chi-square test with a significance level of p < 0.05. The bivariate analysis revealed a significant relationship between smartphone addiction and anxiety (p-value 0.001), no significant relationship between self-esteem and anxiety (p-value 0.879), and a significant relationship between gender and anxiety (p-value 0.032). There is a significant relationship between smartphone addiction and gender with anxiety, while no significant relationship was found between self-esteem and anxiety among students at SMAN 1 Mataram. Keywords: Smartphone Addiction, Self-Esteem, Gender, Anxiety  ABSTRAK World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa kecemasan adalah gangguan kesehatan jiwa yang umum dengan tingkat prevalensi yang sangat tinggi. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dari Kementerian Kesehatan (2018), gangguan emosi pada remaja meningkat dari 6% pada tahun 2013 menjadi 9,8% pada tahun 2018. Tujuan penelitian mengetahui hubungan kecanduan smartphone, self esteem, dan jenis kelamin dengan kecemasan pada siswa di SMAN 1 Mataram. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling. Penelitian dilakukan di SMAN 1 Mataram pada bulan Oktober 2024. Sampel penelitian sebanyak 102 responden. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan signifikan kecanduan smartphone dengan kecemasan dengan p-value 0,001, tidak terdapat hubungan signifikan self esteem dengan kecemasan dengan p-value 0.879 dan ada hubungan signifikan jenis kelamin dengan kecemasan dengan p-value 0,032. Terdapat hubungan signifikan kecanduan smartphone dan jenis kelamin dengan kecemasan, dan tidak terdapata hubungan signifikan self esteem dengan kecemasan pada siswa di SMAN 1 Mataram. Kata Kunci: Kecanduan Smartphone, Self Esteem, Jenis Kelamin, Kecemasan