Penggunaan internet yang semakin intens pada dewasa awal, khususnya melalui media sosial, berpotensi memunculkan pola penggunaan yang maladaptif dan berdampak pada kesehatan mental. Salah satu dampak psikologis yang dapat muncul adalah ruminasi, yaitu kecenderungan berpikir berulang mengenai masalah tanpa diikuti upaya penyelesaian yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Problematic Internet Use (PIU) terhadap ruminasi pada individu dewasa awal pengguna aktif media sosial di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Sampel penelitian terdiri atas 303 individu dewasa awal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Problematic Internet Use Questionnaire-Revised (PIUQ-R) untuk mengukur tingkat PIU dan Rumination Response Scale (RRS) untuk mengukur tingkat ruminasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi robust untuk menguji pengaruh PIU terhadap ruminasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa PIU berpengaruh signifikan terhadap ruminasi dengan koefisien regresi sebesar 0,236 dan nilai signifikansi p < 0,001. Meskipun besarnya pengaruh tergolong lemah, temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku penggunaan internet yang bermasalah tetap berkontribusi terhadap meningkatnya kecenderungan ruminasi pada dewasa awal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PIU merupakan salah satu faktor yang berperan dalam munculnya ruminasi pada pengguna media sosial. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi upaya pencegahan dan intervensi psikologis terkait penggunaan internet yang sehat pada dewasa awal. Abstract The increasing intensity of internet use among early adults, particularly through social media, has the potential to foster maladaptive usage patterns that negatively affect mental health. One psychological consequence that may arise is rumination, defined as repetitive thinking about problems without engaging in effective problem-solving efforts. This study aimed to examine the effect of Problematic Internet Use (PIU) on rumination among early adult active social media users in Surabaya. This research employed a quantitative approach with a causal associative design. The sample consisted of 303 early adult participants selected using purposive sampling techniques. Data were collected using the Problematic Internet Use Questionnaire-Revised (PIUQ-R) to measure levels of problematic internet use and the Rumination Response Scale (RRS) to assess rumination. Data analysis was conducted using robust regression to test the effect of PIU on rumination. The results indicated that PIU had a significant effect on rumination, with a regression coefficient of 0.236 and a significance value of p < 0.001. Although the magnitude of the effect was classified as weak, the findings demonstrate that higher levels of problematic internet use contribute to an increased tendency toward rumination among early adults. This study concludes that PIU represents a contributing factor to rumination in social media users. These findings have important implications for psychological prevention and intervention efforts aimed at promoting healthier internet use among early adults.
Copyrights © 2026