Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kegagalan suspensi silinder pada unit dump truck CAT 777D serta dampaknya terhadap downtime operasional di PT SIMS Jaya Kaltim. Sistem suspensi hidropneumatik pada unit ini memegang peranan penting dalam meredam getaran dan menjaga stabilitas kendaraan di medan tambang yang ekstrem. Namun, tingginya frekuensi kegagalan, terutama akibat keausan seal, overpressure sistem, dan kontaminasi oli, menjadi penyebab signifikan downtime alat berat. Studi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara teknisi, analisis data maintenance, dan pengambilan sampel oli. Hasilnya menunjukkan bahwa 30 kejadian kegagalan suspensi selama satu tahun menyebabkan downtime sebesar 257 jam, dengan hubungan korelasi yang sangat kuat (r = 0,984) antara frekuensi kerusakan dan durasi downtime. Dari analisis Pareto, tiga penyebab utama menyumbang lebih dari 80% total kerusakan, yaitu seal aus (45%), overpressure (30%), dan kontaminasi oli (25%). Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemeliharaan preventif yang saat ini digunakan belum efektif dalam mencegah kegagalan internal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan Predictive Maintenance (PdM) berbasis sensor dan analisis data kondisi nyata untuk menurunkan downtime, memperpanjang usia pakai komponen, dan meningkatkan efisiensi operasional.
Copyrights © 2026