Latar Belakang: Resusitasi Jantung Paru (RJP) merupakan tindakan kegawatdaruratan yang membutuhkan kualitas pelaksanaan tinggi untuk meningkatkan peluang keselamatan pasien henti jantung. Mahasiswa keperawatan sebagai calon tenaga kesehatan perlu memiliki keterampilan RJP yang sesuai standar High-Quality Cardiopulmonary Resuscitation (QCPR). Penggunaan manikin QCPR memungkinkan penilaian kualitas RJP secara objektif berdasarkan parameter terukur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kualitas Resusitasi Jantung Paru (RJP) mahasiswa berdasarkan parameter QCPR. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional, yang dilakukan pada bulan September – Oktober 2025. Teknik Sampling dengan menggunakan total sampling sebanyak 16 responden. Parameter yang diukur meliputi frekuensi kompresi, kedalaman kompresi, dan skor kualitas RJP. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta nilai rerata. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (93,75%). Sebagian besar responden mampu melakukan frekuensi kompresi sesuai standar 100–120 kali per menit (68,75%) dengan rerata 117 kali per menit. Mayoritas responden juga mencapai kedalaman kompresi yang direkomendasikan yaitu 5–6 cm (87,5%) dengan rerata kedalaman 60 mm. Penilaian kualitas RJP menggunakan manikin QCPR menunjukkan sebagian besar responden memperoleh skor 81–100 (87,5%) dengan rerata skor keseluruhan sebesar 92. Kesimpulan: Kualitas Resusitasi Jantung Paru mahasiswa Keperawatan Semester V Universitas Kristen Indonesia berdasarkan parameter QCPR berada pada kategori baik hingga sangat baik.
Copyrights © 2026