Perkembangan layanan keuangan digital mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan formal, khususnya di kalangan mahasiswa sebagai generasi produktif. Namun, tingkat literasi keuangan yang dimiliki individu belum tentu secara langsung mampu meningkatkan inklusi keuangan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan financial technology terhadap inklusi keuangan pada mahasiswa ekonomi di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap inklusi keuangan, financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan, dan secara simultan literasi keuangan dan financial technology berpengaruh signifikan terhadap inklusi keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemudahan akses, pemanfaatan, dan kualitas layanan teknologi keuangan lebih berperan dalam mendorong penggunaan layanan keuangan formal dibandingkan pemahaman konseptual semata. Meskipun demikian, secara simultan kedua variabel tetap berkontribusi dalam meningkatkan inklusi keuangan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan inklusi keuangan perlu didukung oleh penguatan penerapan literasi keuangan secara praktis serta pengembangan layanan financial technology yang inklusif dan mudah diakses.
Copyrights © 2026